Jateng Editor : Agung Purwandono Selasa, 04 September 2018 / 09:29 WIB

Pertamina Jamin Ketersediaan Produk Solar di Seluruh SPBU Solo Raya

SOLO (KR)-Pertamina menjamin pasokan Solar Subsidi sesuai kebutuhan rata-rata normal supply kepada konsumen pengguna di seluruh SPBU, khususnya di Solo Raya. Kebutuhan di wilayah ini dari Januari hingga Mei 2018 sebesar 604,9 KL, kemudian Juli meningkat sangat tinggi dan tidak wajar mencapai 760,5 KL atau 26 persen.

Pertamina mengembalikan penyaluran kebutuhan solar sesuai dengan kondisi normal Januari hingga Mei. “Ada kenaikan yang tidak wajar pada bulan itu, karenanya kami mengembalikan ke kondisi normal seperti di bulan Januari hingga Mei,” ungkap Andar Titi Lestari Manager Communication and CSR MOR 4 lewat siaran pers yang diterima KRjogja.com, Selasa (04/9).

Menurunya, Pertamina tetap menyediakan Solar, dari bio solar, dextlite dan Pertamina Dex. "Jadi kalau dikatakan SPBU Pertamina tidak melayani Solar karena habis, jelas itu tidak benar," kata Andar.
Ia mengingatkan solar bersubsidi mempunyai kuota yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat melalui BPH Migas, agar subsidi pemerintah tidak membengkak, dan peruntukannya bisa tepat sasaran.
 
Ada beberapa klasifikasi sesuai dengan Perpres 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran. Usaha Pertanian dapat diberikan solar bersubsidi selama kelompok tani atau usaha pelayanan jasa alat mesin pertanian yang melakukan usaha tani tanaman pangan, holtikultural, perkebunan dengan luas maksimal 2 hektar sudah diverifikasi, terdaftar dan mendapat rekomendasi dari Lurah/kades/kepala SKPD setempat yang membidangi pertanian.

“Inti dari semua itu adalah setiap konsumen yang merupakan pelaku usaha di bidang pertanian dan perikanan yang berhak mendapatkan solar subsidi, harus mempunyai surat rekomendasi dari Kepala desa atau SKPD Dinas terkait, dan saat membeli solar bersubsidi, surat tersebut harus di tunjukan pada operator SPBU, dan operator SPBU akan melayani” tambah Andar.-(Qom)