Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 28 Agustus 2018 / 06:12 WIB

Status Bandara Internasional Rampung, Citilink Bakal Terbangi Malaysia-Bantuwangi

JAKARTA, KRJOGJA.com  – Aksesibilitas ke Banyuwangi akan semakin terbuka semakin lebar karena direct flight internasional di Bandara Banyuwangi bertambah. Citilink sedang mempersiapkan penerbangan perdana rute Banyuwangi-Malaysia. Penerbangan ini diyakini akan menaikan kunjungan wisman.
 
“Kami saat ini sedang melakukan pematangan. Ada beberapa hal yang harus disiapkan, terutama terkait dengan paket-paket wisatanya,” jelas General Sales Agent-Perwakilan Citilink Malaysia Heng Jee Lim, Rabu (29/8).
 
Persiapan serius pembukaan rute Banyuwangi-Malaysia memang dilakukan Citilink. Heng Jee bahkan datang langsung dari Malaysia. Tujuannya, untuk membahas paket-paket wisata yang disiapkan. 

Kehadiran Heng Jee disambut oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (28/8). Heng Jee menambahkan, potensi pariwisata di Banyuwangi luar biasa. "Potensi pariwisata Banyuwangi ini sangat besar. Kami optimistis, rute ini akan berkembang. Sebab, alam dan budaya di Banyuwangi ini luar biasa. Sangat bagus,” lanjutnya lagi.
 
Potensi besar memang dimiliki Banyuwangi. Bumi berjuluk The Sun Rise of Java tersebut memiliki Tari Gandrung yang sangat terkenal. Mereka juga memiliki Banyuwangi Ethno Carnival, lalu ada beragam jenis angklung. Yaitu, Angklung Caruk, Tetak, Paglak, hingga Blambangan. Ada juga Mocoan Pacul Goang juga Tari Barong. Wilayah ini juga memiliki situs budaya Desa Wisata Osing Kampung Kemiren.
 
“Banyuwangi ini destinasi yang lengkap. Saya sudah dua hari berada di sini. Banyuwangi ini memang destinasi yang sangat menyenangkan. Kami sangat optimistis bisa membawa lebih banyak lagi wisaman ke Banyuwangi. Sebab, destinasi ini sangat eksotis,” kata Heng Jee lagi.
 
Tidak kalah eksotis, The Sun Rise of Java juga memiliki destinasi Kawah Ijen dan Blue Fire. Khusus Blue Fire, fenomena ini hanya ada dua di dunia. Selain Banyuwangi, Blue Fire juga dimiliki Islandia. Banyuwangi juga memiliki Taman Nasional Baluran, Taman Nasional Alas Purwo, Pantai Teluk Hijau, Pantai G-Land, dan masih banyak lagi. Heng Jee menjelaskan, karakter wisatawan Malaysia suka tantangan. 

Destinasi wisata Banyuwangi disempurnakan dengan menu pecel pitik, sego cawuk, sego tempong, rujak soto, juga sego bungkus. Di sini ada juga mie kuah, rawon, pecel rawon, botok tawon, nasi kalak, juga klemben. Heng Jee kembali menjelaskan, kuliner Banyuwangi identik dengan Malaysia. (Fon)