Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Selasa, 21 Agustus 2018 / 23:59 WIB

Sambut HUT RI, Umat Kristiani RI di Belanda Lakukan Ibadah Syukur

BELANDA, KRJOGJA.com - Umat Kristiani di Belanda mengadakan ibadah syukur Kemerdekaan ke-73 Republik Indonesia. Ibadah syukur dimotori Badan Kerjasama Umat Kritiani Indonesia di Belanda (BK-UKIN) mengambil tema ‘Mewujudkan Kemerdekaan Republik Indonesia dengan Semangat Disiplin dan Berbudaya Menuju Kemanusiaan yang Adil dan Beradab’. Ibadah syukur dilakukan di Gereja Heilige Franciscuskerk di Breda, Belanda.

Ibadah syukur  dipimpin lima (5) pemimpin agama Kristiani, yaitu Pendeta Stanley Tjahjadi, Pendeta Alex Papay Sarnieum, Pendeta Ida A.R. Pattinama, Pendeta Jenny Wenas, dan Pastor Yohanes M Asa. Kegiatan dihadiri umat Kristiani dari seluruh Belanda, Belgia dan sebagaian Jerman serta Ketua Wakil-wakil Persekutuan Gereja di Belanda. Ibadah Syukur ditutup dengan penyalaan 7 (tujuh) lilin yang melambangkan toleransi, persatuan perkumpulan masyarakat Kristiani Indonesia di Belanda, masyarakat Indonesia, perwakilan pemimpin agama, pergumulan dunia, perdamaian dunia, dan negara.

Dalam khotbahnya, Pastor Yohanes Asa yang memimpin acara mengajak umat untuk mensyukuri nikmat kemerdekaan Indonesia sebagai anugerah Tuhan YME. Selain itu, Pastor Asa mengajak umat untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja secara aktif membangun bangsa, khususnya dalam suasana Indonesia sebagai tuan rumah ASIAN Games Ke-18 untuk menjadi tuan rumah yang baik. 

“Sebagai bagian dari diaspora Indonesia di Belanda, umat Kristiani diajak untuk menunjukkan kepada masyarakat Belanda bahwa warga Indonesia adalah bangsa beriman, berdisiplin, dan berbudaya serta giat memberdayakan talenta dan akal budi untuk turut membangun bangsa,” katanya.

Dalam siaran pers KBRI yang diterima Selasa (21/8/2018) disebutkan, Dubes RI untuk Kerajaan  Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja mengawali ibadah syukur dengan mengajak mengheningkan cipta untuk korban gempa di Lombok. Menurutnya, keindahan dan kemerdekaan adalah anugrah Tuhan YME. Pada kesempatan itu Dubes juga mengajak masyarakat Indonesia di Belanda yang memiliki hak pilih untuk berpartisipasi dalam melaksanakan hak politiknya menentukan peminpin negara dalam Pemilihan Umum 2019 mendatang. (Fsy)