DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 20 Agustus 2018 / 11:25 WIB

Berita Populer Sepekan : Komarudin Si Pejuang Kebal Peluru Sampai Pembukaan Asian Games Cerminan Ajaran Islam

BERAGAM berita telah disajikan dan dinikmati para pembaca setia KRJOGJA.com. Namun, dalam sepekan ini ada lima berita yang mendapat perhatian pembaca. Berikut lima berita terpopuler pilihan pembaca :

Ingat Komarudin, Pejuang 'Nyentrik' Kebal Peluru dari Jogja, Ini Kisahnya

Peringatan HUT Kemerdekaan RI setiap tanggal 17 Agustus selalu membangkitkan memori perjuangan merebut kemerdekaan melawan penjajah. Setiap daerah yang dikuasai penjajah selalu memunculkan tokoh pejuang kemerdekaan melawan pendudukan tentara asing.

Letnan Komarudin, nama ini begitu populer pada masa perjuangan melawan penjajah di Yogyakarta. Unik dan nyentrik sekaligus dikenal sakti, pas untuk menggambarkan karakter yang divisualkan selalu memakai pet hitam dalam film perjuangan 'Janur Kuning' di era 80an.

Komarudin dikisahkan sebagai seorang opemberani di medan peperangan. Dipercaya memiliki kesaktian kebal peluru, Komaruddin tanpa takut memburu para tentara Belanda ditengah hujan peluru.

Rutin Oleskan Minyak Telon ke Tubuh Anak Berbahaya?

SALAH satu tindakan yang biasanya dilakukan orangtua pada anaknya seusai mandi adalah mengoleskan minyak hangat. Tujuan tindakan ini adalah agar si anak tidak kedinginan dan bisa bobo pulas.

Tapi, siapa sangka tindakan tersebut bisa menjadi berbahaya untuk kesehatan si anak. Kasus ini memang tidak untuk semua jenis bayi, tapi akan sangat berisiko tinggi pada bayi dengan jenis kulit sangat kering.

Namun ada hal yang mesti diperhatikan juga dari pemakaian minyak telon ini. Seperti yang dijelaskan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Bamed Skin Care dr. Matahari Arsy, SpKK, penggunaan minyak telon memang dipercaya baik untuk anak. Terlebih untuk memijat. (*)

Konstruksi Mulai 2019, Tol Yogyakarta-Solo Dibangun Melayang

Pembangunan jalan tol Yogyakarta-Solo bakal segera dimulai dan dibangun tahun depan. Tahun ini proses tender akan dilakukan.

"Tahun depan harus sudah dibangun. Tahun ini (tol Yogyakarta-Solo) mesti ditender karena pemrakarsanya kan sudah disetujui," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Minggu (12/8/2018).

Basuki menerangkan jika tol Yogyakarta-Solo nantinya akan dibuat elevated atau melayang. Keputusan memilih konsep melayang ini kata Basuki merupakan hasil kesepakatan sejumlah pihak terkait. (*)

2 Siswa Pejuang Bola AFF U16 Disambut Meriah di SMAN 11 Semarang

Upacara Hari Pramuka di SMA Negeri 11 Semarang, Selasa (14/8/2018) nyaris buyar lantaran kehadiran 2 siswanya yang menjadi pejuang bola U-16 dan berhasil menjuarai AFF.

Ernando Ari Sutaryadi (penjaga gawang) dan Kartika Vedhayanto (bek kanan) adalah pelajar SMA Negeri 11 dari kelas atlet. Karenanya, kehadisan dua sosok berkaos hijau berlambang Garuda Pancasila secara tiba-tiba dihadirkan usai upacara Hari Pramuka, langsung mendapat aplaus seluruh siswa-siswi. Barisan upacara yang tengah diistirahatkan Kepala Sekolah Drs Supriyanto MPd pun nyaris buyar.

Barisan siswi yang semula tenang langsung berhambur mendekati dua sosok atlet nasional U16 tersebut. mereka langsung mengarahkan handphonenya untuk berselphy. Tak sedikit yang menarik, memeluk dan melayangkan cium dengan penuh haru. Bapak ibu guru pengajar SMA Negeri 11 pun banyak yang hanyut dalam keharuan.

Pembukaan Asian Games 2018 Cerminkan Ajaran Islam

Pesta olahraga negara-negara Asia (Asian Games) 2018 telah dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo dengan atraksi kolosal yang sangat meriah, Sabtu (18/8/2018) malam. 

Tari Saman, Tari Kecak, dramatisasi penyalaan api Asian Games 2018 yang dilakukan mantan-mantan atlet nasional, serta pergelaran musik dengan menampilkan deretan penyanyi top Indonesia menciptakan harmoni indah sesuai semboyan Asian Games 2018 Energy of Asia. Tak pelak suasana suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) seakan bermandikan bintang dan cahaya.

Penyambutan ala Indonesia itu juga sesuai dengan ajaran agama Islam dimana dimana tuan rumah hendaknya menyiapkan tempat yang baik, keramahan serta hidangan yang terbaik. Hal itu diakui mantan rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof. Dr. Azyumardi Azra, MA, CBE. Sebagai muslim dan orang Indonesia, ia ikut berbangga menyaksikan pembukaan Asian Games 2018. (*)