Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 17 Agustus 2018 / 15:21 WIB

Dewan Kesenian Purworejo Upacara di Tepi Bogowonto

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Ratusan seniman, budayawan yang tergabung dalam Dewan Kesenian Purworejo (DKP), serta sejumlah penggemar sepeda tua dan otomotif setempat, melaksanakan upacara bendera peringatan Kemerdekaan RI ke 73 di tepi Sungai Bogowonto Dusun Kedungrong Kelurahan Pangenrejo Kecamatan Purworejo, Jumat (17/8/2018). Sungai itu dipilih karena memiliki kaitan erat dengan usaha pejuang memerdekakan Indonesia.

Kegiatan berjalan khidmat meski dijalankan tidak urut sesuai dengan pakem upacara bendera pada umumnya. Setelah pasukan siap di lapangan pasir bantaran sungai, pengibaran bendera dan lagu Indonesia Raya dikumandangkan. Pembacaan naskah Proklamasi, Pancasila, Pembukaan UUD 45 dan doa dilakukan seniman dengan deklamasi.

Komandan upacara adalah pelukis Dimas Nanang, sedangkan inspektur Ketua DKP Angko Setiyarso Widodo. "Ini salah satu sumbangsih seniman budayawan dalam memperingati kemerdekaan. Cukup pesan lewat aplikasi Whatsapp, banyak yang merespons dan hadir ke Bogowonto," kata Angko Setiyarso Widodo, kepada KRJOGJA.com.

Kemerdekaan Indonesia, kata Angko, tidak lepas dari perjuangan seniman. Seperti pahlawan WR Supratman pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya atau komponis Ismail Marzuki yang menulis ratusan lagu bertema perjuangan.

Menurutnya, upacara tersebut mengingatkan setiap elemen masyarakat agar selalu memupuk jiwa nasionalisme. Apalagi, katanya, saat ini Indonesia tengah digempur budaya hedonisme imbas globalisasi. "Kalau kita tidak cinta bangsa, suatu saat nanti kita hanya bisa diam misalnya ketika muncul ancaman disintegrasi atau perpecahan," tuturnya.

Adapun terkait nilai sejarah Sungai Bogowonto, lanjut Angko, tidak lepas dari perjuangan Pangeran Diponegoro melawan VOC Belanda. Sungai itu menjadi titik pertahanan sekaligus medan tempur melawan penjajah.(Jas)