Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 02 Agustus 2018 / 02:12 WIB

BPN Pati : Sertifikat Tanah Melalui PTSL Gratis

PATI, KRJOGJA.com - Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pati Suroso memastikan proses penyertifikatan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematik Langsung (PTSL) tidak berbeaya mahal. 

"Kami tidak tahu kalau ada pungutan lain di tingkat desa" ujarnya, Rabu (1/8).
     
Sebagaimana diberitakan, dalam program PTSL  atau yang biasa disebut prona, di kabupaten Pati sering menimbulkan pertanyaan dari warga. Ternyata, biayanya mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Sehingga sering menyulut warga untuk melakukan aksi demo di kantor BPN Pati.  
     
"Kalau ada penarikan biaya, itu sepenuhnya  tanggungjawab panita PTSL di tingkat desa" tegasnya.  
     
Menurut Suroso, program PTSL yang ditangani BPN  dibiayani dana DIPA sehingga warga yang mengajukan permohonan untuk pensertifikatan dibebaskan dari biaya. "Pada prinsipnya, semua pengurusan sertifikat PTSL gratis mulai dari biaya pendaftaran hingga biaya ukur adalah nol rupiah,” tegasnya lagi. 

Ratusan warga desa Gadudero, Kecamatan Sukolilo mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Pati. Mereka menanyakan lambatnya proses PTSL. Dari sebanyak 500 berkas permohonan sertifikat  yang diajukan warga Desa Gadudero, ternyata  masih ada 76 berkas yang belum terbit sertifikatnya. Selain memprotes proses pengurusan sertifikat yang lama, warga juga mengeluhkan pungutan yang dilakukan pihak panitia program PTSL desa. 

Menurut warga biaya yang dibebankan kepada mereka terlalu mahal sekiar Rp 600 ribu setiap bidangnya. (Cuk)