Olahraga Editor : Danar Widiyanto Senin, 30 Juli 2018 / 22:40 WIB

Suporter Persib Lakukan Tindakan Tak Terpuji, Masuk Lapangan dan Ejek Pemain PS Tira

BANTUL, KRJOGJA.com - Kemenangan Persib atas PS Tira di Stadion Sultan Agung (SSA) Senin (30/7/2018) malam dinodai aksi tak terpuji suporternya. Ratusan pendukung Persib merangsek masuk ke lapangan sesaat setelah Jhonatan Bauman mencetak gol kemenangan bagi tim Maung Bandung di akhir babak kedua. 

Baca Juga: Gol Penalti Telat Bauman, PS Tira Gagal Menang di Kandang

Saat wasit Djumadi Effendi memberikan hadiah penalti bagi Persib karena adanya pelanggaran. Suporter yang berada di sebelah selatan sebenarnya sudah mulai memasuki kawasan steril di shuttle ban lapangan. 

Namun, petugas keamanan sigap menghalau mereka untuk tidak merangsek lebih jauh. Kejadian tak bisa dikontrol saat gol Bauman dari titik putih terjadi. 

Bauman yang merayakan gol ke sisi timur lapangan langsung disambut ratusan suporter yang merangsek masuk memanjat pagar pembatas stadion. Beberapa suporter masuk dan melakukan aksi tak terpuji mengejek para pemain PS Tira bahkan mengacungkan jari tengah. 

Hal tersebut mengundang reaksi keras dari para pemain PS Tira yang merasa dilecehkan. Penjaga gawang Syahrul Kurniawan dan Manahatti Lestussen yang paling terlihat emosi karena perlakuan tak terpuji para suporter yang identik dengan Persib Bandung. 

Kondisi tersebut berlangsung beberapa menit sebelum petugas keamanan berhasil meminta mereka mundur dan masuk kembali ke dalam tribun penonton. Beberapa petasan juga sempat dinyalakan dan masuk ke dalam kawasan steril di dalam pagar pembatas antara tribun dengan lapangan. 

Pelatih Persib, Mario Gomez sendiri sempat berkomentar terkait kelakuan suporternya yang masuk ke dalam lapangan di saat pertandingan masih berjalan. Gomez enggan menyalahkan para pendukungnya yang dinilai hanya berusaha meluapkan kegembiraan bersama timnya. 

“Saya tidak tahu itu salah atau benar, namun menurut saya mereka hanya berusaha ikut menikmati kemenangan bersama kami. Mereka mungkin datang dari jauh dan ingin mengekspresikan apa yang dirasakan,” ungkapnya pada wartawan di sesi konferensi pers. (Fxh)