Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 30 Juli 2018 / 08:21 WIB

BEC Layak Ditawarkan pada Dunia

BANYUWANGI, KRJOGJA.com - Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) 2018 layak didorong menjadi event dunia. Sebab, konsep yang ditawarkan spektakuler. Packaging penyelenggaraannya unik dan menarik. 

The Sun Rise of Java juga didukung aksesibilitas dan amenitas terbaik. Penyelenggaraan BEC ke-8 digelar kolosal dengan melibatkan berbagai latar belakang. Digelar Minggu (29/07/2018), venue BEC 2018 membentang dari Alun-Alun Taman Blambangan hingga Stadion Diponegoro. Catwalk bertema " Puter Kayun" ini memanjang hingga 2,5 km 

Melibatkan 11 stage dengan 10 tema berbeda, sepanjang rute karnaval pun dipenuhi puluhan ribu wisatawan. Mereka datang dari berbagai daerah di Jawa Timur. Sebagian bahkan datang dari Bali. 

Wismannya juga ada. Maklum, BEC dipilih sebagai free open trip oleh 25 wisman dari 16 negara. Bahkan, beberapa wisman ini juga sudah berada di venue saat general rehearsal sehari sebelum event.

“BEC ini event yang besar. Upaya megembangkan event ini menjadi lebih besar harus dilakukan. Sebab, saat ini progress pariwisata sangat bagus. Tahun 2017, pariwisata menyumbang devisa USD12,5 Milyar. Jumlah kunjungan wisman naik signifikan. Kontribusinya berpengaruh besar pada neraca berjalan,” kata ungkap Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Minggu (29/7).

Pelaksaan event juga disuguhkan spektakuler. BEC ini diawali dengan berbagai live music. Duet Fitri Carlina dan Danang D’Academy Asia (DA) juga ikut menaikan adrenalin melalui beberapa lagu, seperti Serasa yang dipopulerkan Chrisye. Usai opening ceremony, pesta pun dilanjutkan kembali. Fragmen ‘Puter Kayun’ pun disajian secara kolosal karena melibatkan 100 seniman The Sun Rise of Java.

"Kami sangat terkesan dengan semua potensi yang ada di Banyuwangi. Culture di sini sangat kuat. Ini menjadi atraksi yang luar biasa,” papar Luhut lagi.

Kostum yang dibawakan menjadi representasi kekayaan nature dan culture milik The Sun Rise of Java. Detailnya terlihat uni. Kaya warna. Artistik. Tak kalah dengan kostum Jember Fashion Carnaval yang sudah mendunia. (*)