Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 30 Juli 2018 / 01:30 WIB

Melalui Kurban Berdayakan Desa, Pindahkan Devisa dari Kota

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kampanye Kurban Berdayakan Desa, sebuah layanan untuk masyarakat dalam melaksanakan ibadahnya pada Idhul Adha 1439 H dilakukan Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) dengan berjalan kaki dari Kantor Baznas di Kebon Sirih menuju area _Car Free Day_ (CFD) di Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta, Minggu (29/7/2018).

"Melalui Kurban Berdayakan Desa, ibadah kurban dapat memberdayakan peternak desa karena hewan kurban dibeli dari peternak desa. Selain itu, daging hewan kurban disembelih dan dibagikan di desa untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat desa,” kata Ketua Kurban Berdayakan Desa, Iman Damara.

Dalam kampanye tersebut, Baznas mendorong masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban dengan manfaat yang lebih luas. Pasalnya, kurban bukan ibadah biasa, namun dapat membangkitkan kesejahteraan ekonomi umat, utamanya masyarakat desa. 

Iman menjelaskan, ibadah masyarakat melalui Kurban Berdayakan Desa akan memindahkan devisa dari kota ke desa. Ini karena biasanya dalam aktivitas kurban setiap tahun, perputaran uang akan banyak terjadi di kota-kota mengingat aktivitas kurban mulai dari transaksi pembelian hingga pembagian banyak terjadi di kota. 

Sementara itu peternak kambing yang memasok hewan peliharaannya ke kota melalui para pedagang besar hanya memiliki sedikit keuntungan dari penjualan kambing. Program khusus “Kurban Berdayakan Desa” ini telah dilaksanakan sejak 2017. Tahun lalu program Kurban Berdayakan Desa dilaksanakan di 20 provinsi dengan menyembelih 500 ekor kambing. 

“Tahun ini, panitia menargetkan akan ada 2.000 orang yang kurban dan menitipkan hewan kurbannya pada Bazbas untuk  disebar ke 24 provinsi,” kata Iman Damara. Program ini, menurutnya, melibatkan “Balai Ternak Baznas” yang tersebar pada tujuh provinsi, yaitu  Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Sumatera Utara, Lampung, Banten dan Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Para pekurban juga dimudahkan dalam melakukan pembayaran melalui berbagai platform. Mulai dari konter, banking channel, pembayaran melalui e-commerce, pembayaran digital serta kantor-kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ)  Baznas yang tersebar di berbagai lokasi. (Ful)