Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 29 Juli 2018 / 13:55 WIB

Lima Pelajar Indonesia Raih Medali di Portugal

LISABON, KRJOGJA.com - Lima pelajar Indonesia dari pelbagai provinsi, meraih medali dalam International Physics Olympiad (IPhO) atau Olimpiade Fisika Internasional yang diselenggarakan di Lisabon Portugal. Dalam kompetisi yang diikuti pelajar dari 87 negara Indonesia meraih 1 medali emas, 1 medali perak dan 3 medali perunggu. 

Peraih medali emas  adalah Johanes Suhardjo dari SMAK Frateran Surabaya. Medali perak diraih  Jason Jovi Brata (SMAK 1 BPK Penabur Jakarta). Medali perunggu diraih  Ahmad Aufar Thoriq (SMA Semesta BBS Semarang), Bryant Juspi SMA Darma Yudha Pekanbaru) dan Raditya Adhidarma Nugraha (SMAN 1 Yogyakarta).

Dalam siaran pers KBRI di Lisabon yang diterima KRJOGJA.com, Minggu (29/07/2018) dinihari disebutkan IPhO berlangsung pada tanggal 21-29 Juli 2018. Siswa sekolah menengah dari 87 negara berkompetisi untuk meraih nilai tertinggi dalam ujian yang disiapkan Komite Olimpiade Fisika Internasional. Setiap negara umumnya mengirimkan 5 orang perwakilan siswa.  
"Setiap siswa harus menjalankan dua jenis ujian fisika, yaitu 'theoretical and experimental", ujar Ketua Delegasi Indonesia Dr Syamsu Rosid. 

Menurut Dosen FMIPA UI tersebut,  kelima siswa Indonesia di Olimpiade Fisika Internasional berasal dari provinsi yang berbeda-beda dan telah melewati seleksi nasional yang sangat ketat.
"
Indonesia kembali mempertahankan tradisi emas dalam International Physics Olympiad (IPhO) 2018 di Lisabon, Portugal ini,” jelasnya.  

Olimpiade Fisika Internasional merupakan kompetisi tahunan untuk siswa sekolah menengah yang bertujuan untuk mempromosikan fisika dan interaksi antarsiswa internasional. Olimpiade Fisika Internasional tahun lalu diselenggarakan di Yogyakarta, Indonesia. Sedangkan tahun depan akan diselenggarakan di Tel Aviv, Israel.

Peraih medali emas asal Indonesia, Johanes Suhardjo, menyatakan bahwa dirinya sangat bahagia telah mampu mengharumkan nama Indonesia. Setelah olimpiade, Johanes akan focus mencari sekolah terbaik untuk melanjutkan studi sarjananya.

Duta Besar RI untuk Portugal, Ibnu Wahyutomo yang hadir dalam penutupan acara Sabtu (28/7)  mengaku bang. Kemenangan anak-anak Indonesia ini menjadi hadiah manis ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-73 dua minggu lagi. “Kemenangan ini merupakan bukti sekali lagi bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi yang sama tingginya dengan pelajar lain di dunia”, ujar Dubes Ibnu Wahyutomo. (Fsy)