Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 23 Juli 2018 / 07:37 WIB

Instruktur AHM Diuji Keterampilan Berkendara

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menggelar Astra Honda Safety Riding Instructors Competition (AH-SRIC) sebagai bagian dari upaya perusahaan menciptakan budaya aman dan nyaman berkendara dengan menyiapkan instruktur terampil yang terlatih.

Kompetisi keterampilan berkendara antar instruktur safety riding Honda ini diselenggarakan pada  17-19 Juli 2018 di Pekanbaru, Riau. Memasuki tahun penyelenggaraan ke-12, acara ini menghadirkan kategori lomba baru, yaitu Safety Riding Center Main Dealer Honda. Kategori baru ini dibuka untuk mengoptimalkan kompetisi para instruktur yang mengajarkan berbagai elemen masyarakat di Safety Riding Center Honda. 

Ditambah 7 kategori lainnya tetap digelar yaitu instruktur kelas big bike, instruktur kelas sport, instruktur kelas skutik, instruktur group, advisor dealer, advisor komunitas kelas sport, dan advisor komunitas kelas skutik.

Mengusung tema “#Cari_Aman Saat Naik Motor”, kompetisi AH-SRIC 2018 diikuti oleh 150 instruktur safety riding, 2200 advisor safety riding dealer Honda, dan 1.000 advisor safety riding komunitas Honda dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Guna menjadi yang terbaik, peserta serius berlatih dan mengikuti kompetisi di regional masing-masing dari Aceh hingga Papua untuk menghadapi kompetisi tingkat nasional.

General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan ajang kompetisi AH-SRIC secara konsisten digelar untuk meningkatkan skill dan juga pengetahuan terhadap keselamatan berkendara para instruktur safety riding Honda. Kegiatan ini juga ditujukan untuk mengukur dan mengkalibrasi pengetahuan dan kemampuan para instruktur dalam menyebarkan pesan keselamatan berkendara di tengah masyarakat.

“Para instruktur inilah yang berada di garda terdepan dalam mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk berpartisipasi aktif menciptakan budaya aman dan nyaman berkendara. Kami harap ajang ini mampu memberikan kontribusi dalam melahirkan duta-duta keselamatan berkendara yang lebih banyak lagi,” ujar Indraputra. (*)