DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 21 Juli 2018 / 15:19 WIB

WISUDA XIV AMA YPK YOGYAKARTA

Generasi Muda Harus Kuasai Hardskill dan Softskill

BANTUL, KRJOGJA.com - Di era Revolusi Industri 4.0, lulusan perguruan tinggi dituntut menguasai banyak kompetensi (hardskill) agar mampu bersaing secara global. Namun kompetensi yang dimiliki lulusan perlu didukung dengan soft skills yang bagus.

"Sebagai calon pemimpin bangsa, generasi muda Indonesia harus memiliki softskill mumpuni seperti jiwa kepemimpinan, mampu bekerja sama dalam tim serta mampu mengambil keputusan secara cepat dan akurat," terang Direktur Akademi Manajemen Administrasi, Yayasan Pura Kumala (AMA YPK) Yogyakarta Anung Pramudyo SE MM kepada KRJOGJA.com usai acara Wisuda Ahli Madya Periode XIV Tahun Akademik 2017/2018 AMA YPK Yogyakarta di Jogja Expo Center (JEC) Banguntapan Bantul, Sabtu (21/07/2017).

Wisuda kali ini, AMA YPK Yogyakarta meluluskan 102 wisudawan D3 Manajemen Administrasi yang terbagi dalam tiga konsentrasi yaitu Manajemen Administrasi Obat dan Farmasi, Manajemen Administrasi Rumah Sakit dan Manajemen Administrasi Perkantoran. Dari jumlah itu, 21 mahasiswa lulus dengan predikat Cum Laude. Wisudawan terbaik yaitu Yunita Rahmadani P AMd dengan IPK 3,95, Inggit Rahayu Pusposari AMd (IPK 3,78) dan Miranti AMd (IPK 3,98). Acara wisuda dihadiri Ketua Yayasan YPK Himawan Agung Nugroho SE MM dan Kepala Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kelembagaan Kopertis Wilayah V Yogyakarta Tunggul Priyono.

Menurut Anung, untuk membekali softskill para mahasiswanya, pihak kampus mengadakan berbagai program pembinaan seperti outbond, smart spiritual dan pendidikan kewarganegaraan. Sedangkan agar mampu bersaing di era digital, AMA YPK Yogya membekali mahasiswanya dengan kemampuan teknologi informasi dan kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL). AMA YPK Yogya mendapat hibah dari Kemenristek Dikti berupa 40 unit komputer untuk peningkatan pengetahuan dibidang teknologi informasi.

Himawan Agung Nugroho mengatakan, meski teknologi informasi sudah sangat maju, namun sikap dan perilaku (attitude) manusianya tetap dibutuhkan dan memegang peranan utama. Kepercayan diri yang tinggi serta keinginan yang kuat untuk bisa terus maju dan berkembang, akan menjadi pembeda kualitas seseorang ketika memasuki dunia kerja.

"Attitude sampai kapanpun tetap akan dibutuhkan dan tidak akan pernah tergeserkan oleh kemajuan teknologi. Itu yang terus kita bekali kepada mahasiswa AMA YPK Yogya," katanya.

Sedangkan Tunggul Priyono mengatakan, lulusan AMA YPK Yogya harus memiliki kecerdasan yang menyeluruh (holistik) yaitu punya hardskill dan softskill. Lulusan harus menguasai teknologi modern juga cakap dalam manajemen waktu, mampu menjalin komunikasi dengan baik serta mampu bertindak secara cepat dan akurat. "Dengan begitu generasi muda Indonesia akan mampu beradaptasi terhadap semua perubahan zaman dan memenangi persaingan global," katanya. (Dev)