Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 18 Juli 2018 / 18:24 WIB

Tanpa Zonasi, SMK Leluasa Terima Siswa Berpotensi

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Tanpa menggunakan sistim zonasi dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) justru lebih leluasa dalam menjaring siswa berpotensi. Bahkan SMK swasta yang melakukan penjaringan siswa baru sebelum SMK negeri, jutru mendapatkan siswa-siswa yang memiliki kompetensi tinggi.

"SMK yang tidak menerapkan sistim zonasi dalam menerima peserta didik baru, lebih leluasa menerima calon siswa yang berprestasi, termasuk calon siswa dari luar daerah yang masuk Purworejo,” kata Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Purworejo Ki Gandung Ngadina SPd, Rabu (18/8).

Di sela-sela menerima mahasiswa magang dari Universitas Muhammadiyah Purworejo (UMP) dan masa orientasi sekolah (MOS) siswa baru SMK Taman Karya Madya (TKM) Tamansiswa Purworejo, Ki Gandung Ngadina yang juga kepala SMK TKM Tamansiswa Purworejo ini menjelaskan, bahwa tanpa menggunakan sistim zonasi, SMK bisa menerima siswa baru lebih berpotensi. 
“Termasuk calon siswa yang berasal dari luar daerah, jika nilainya bagus dan masuk kreteria bisa kami terima tanpa mengurangi nilai seperti dalam sistim zonasi,” jelasnya.

Diakui, dari hasil penjaringan siswa baru lalu, di SMK TKM Tamansiswa yang menerima 360 siswa terdapat beberapa siswa yang berasal dari luar kabupaten, bahkan luar provinsi. (Nar)