Olahraga Editor : Agus Sigit Rabu, 18 Juli 2018 / 14:44 WIB

IBL Jaring Rookie Baru Lewat Liga Mahasiswa

Indonesia Basketball League (IBL) serius mempersiapkan pemain-pemain muda potensial untuk menjadi bintang-bintang baru bola basket Indonesia. Salah satu caranya adalah menjaring rookie lewat draft bekerjasama dengan Liga Mahasiswa (LIMA).

“Para pemain Liga Mahasiswa bisa mendaftarkan diri menjadi rookie lewat LIMA. Syaratnya mereka harus berusia minimal 19 tahun dan paling tidak sudah bermain di LIMA selama dua musim,” kata Direktur IBL, Hasan Gozali dalam jumpa pers di Hotel Santika Premier Slipi Jakarta, Rabu (18/7).

LIMA pun siap memberikan dukungan. “LIMA sudah memiliki statistik pemain. Adanya draft ini memberi kesempatan bagus kepada para mahasiswa atlet bola basket untuk melanjutkan karier di dunia olah raga professional,” kata CEO LIMA, Ryan Gozali.

Rencana kerja sama IBL dan LIMA ini sebenarnya sudah dibicarakan sejak tiga tahun lalu, namun baru pada musim ini terlaksana. “Dari lima cabang yang dikompetisikan pada Liga Mahasiswa, bola basketlah yang pertama bekerjasama dengan kami melakukan draft,” tutur Ryan.

Selain itu, dibuka juga jalur bagi pemain di luar LIMA dengan syarat minimal sudah berusia 21 tahyun dan minimal pernah ikut dalam dua atau kompetisi yang digelar oleh Perbasi. “PB Perbasi mendukung dan gembira dengan adanya draft ini,” kata George Fernando Dendeng dari PP Perbasi. Pendaftaran draft rookie dimulai 17 Juli dan terakhir pada 17 Agustus.

Peserta yang berasal dari LIMA bisa mendaftar lewat LIMA sementara yang dari luar jalur LIMA bisa mendaftar lewat Pengprov Perbasi di daerah masing-masing. “Calon pemain harus bersedia mengikuti combine yang akan diadakan di Jakarta dengan mendapatkan pelatihan dari instruktur FIBA serta beberapa pelatih lokal,” kata Hasan lagi. Akan disaring 40 pemain terbaik untuk ikut dalam draft rookie yang akan digelar bulan Oktober bersamaan dengan draft pemain asing.

“Seluruh pemain rookie harus melewati draft untuk bermain di IBL, jadi tak ada lagi istilah pemain titipan ataupun golden boy,” tegas Hasan.

Pemain yang terpilih pada putaran pertama harus dikontrak selama dua tahun, sementara mereka yang dipilih pada putaran kedua dikontrak selama setahun. (sim)