DIY Editor : Agus Sigit Selasa, 10 Juli 2018 / 14:34 WIB

'Lemah Teles' Intens Angkat Seni Budaya dan Pariwisata

HADIRNYA perangkat teknologi baru dapat mendorong kebudayaan yang baru pula di tengah masyarakat. Teknologi juga sebagai keniscayaan pertanda kemajuan kebudayaan. Makin berkembangnya teknologi, menjadikan informasi dari mana saja bisa masuk dalam kehidupan masyarakat. Hal itu tentu dapat mempengaruhi tergesernya nilai budaya Indonesia. 

Atas dasar itulah, 'Lemah Teles', sebuah akun sosial media (sosmed) youtube yang terbentuk di Komunitas Sanggar Kademangan milik dalang Ki Gondo Suharno yang berada di Ngijo Sewon Bantul hadir untuk ikut memajukan kebudayaan. Biarpun masih tergolong baru, tetapi keberadaan 'Lemah Teles' sudah dilirik banyak kalangan karena memang fokus mengangkat, menjaga serta ikut nguri-uri seni tradisi. 

"Sudah beberapa kali 'Lemah Teles' diundang untuk menyiarkan 'streaming live youtube' di berbagai acara terutama pertunjukan wayang kulit. Tidak menutup kemungkinan acara-acara seni tradisi seperti jatilan, ndolalak, kethoprak, wayang orang juga akan kami siarkan langsung," tutur penggagas 'Lemah Teles', Trisna kepada KR, Selasa (10/7).

Menurut penyiar Bantul Radio tersebut, ibarat bayi, 'Lemah Teles' baru saja lahir. Mengandalkan peralatan yang masih sangat sederhana, mereka tetap mempunyai semangat untuk turut serta menjaga dan nguri-uri seni tradisi yang semakin lama kian terkikis digempur budaya barat.

"Kalau bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga seni budaya bangsa ini," tandas Trisna.

Tidak hanya akan berkutat pada sektor seni dan budaya, bidang pariwisata juga tidak luput untuk diangkat. Pasalnya sangat banyak tempat-tempat wisata yang masih tersembunyi. 'Lemah Teles' juga ingin menggandeng pihak-pihak terkait sebagai upaya pengembangan sektor pariwisata ini.

Trisna menambahkan. Gayungpun bersambut, Ki Gondo Suharno selaku pimpinan sanggar menyambut baik keberadaan lemah teles, yang memang setiap dia pentas wayang selalu disiarkan langsung oleh lemah teles melalui akun channel Youtubenya. 

"Keberadaan 'Lemas Teles ini sangat membantu, khususnya bagi saya sendiri yang berprofesi sebagai dalang. Paling tidak bisa menjadi bahan koreksi untuk kami dalam berproses sehingga akan lebih baik ke depannya," ucap Ki Gondo Suharno. (Feb)