DIY Editor : Danar Widiyanto Minggu, 08 Juli 2018 / 20:10 WIB

Festival Bregada Jaga Jadi Momentum untuk Melestarikan Kesenian Keprajuritan

YOGYA, KRJOGJA.com - Festival Bregada Jaga diharapkan jadi momentum mendorong masyarakat melestarikan kesenian keprajuritan. Bukan sekadar sebuah seremonial, tanpa  tindak lanjut berikutnya. Festival ini mesti dijadikan tonggak menjaga kelestarian kesenian itu bertahan ditengah gempuran modernisasi.

GKBRAy Paku Alam menyambut baik diselenggarakannya Festival Bregada Jaga Jogja Scrummy (FBJJS). Karena bregada pada masa lalu merupakan prajurit penjaga keamanan. GKBRAy Paku Alam berharap penyelenggaraan yang akan datang bisa lebih bagus lagi.

Baca Juga: Melestarikan Budaya, Festival Bregada Jaga Jogja Scrummy Digelar

"Sebaiknya bregada di luar Keraton dan Pakualaman jangan hanya meniru persis. Tetapi mengambil semangatnya saja dan kemudian membuat kreasi sendiri. Menurutnya, karena itu sifatnya festival, maka ada yang siap tampil ada yang tanpa persiapan. Kalau ujudnya lomba, pasti penampilan peserta akan lebih bagus lagi karena mempersiapkan diri. Kriteria penjurian adalah kostum, harmonisasi gerak, kekompakan, kreatifitas dan display penghormatan di depan juri," ujar KPH Indro Kusumo sebagai ketua juri kepada KRJOGJA.com.

Festival Bregada Jaga Jogja Scrummy diselengarakan Minggu (08/07/2018). Bregada Niti Manggala dari Gedong Kiwo Yogyakarta keluar sebagai juara I Jogja Scrummy Festival Bregada Jaga # 2018. Disusul juara II Bregada Winata Manggala dari Ngestiharjo Kasihan Bantul, juara III Bregada Semar Seta dari Ngestiharjo Kasihan Bantul dan juara harapan yang juga juara favorite Tamtama Nitipraya dari Nitiprayan Bantul.

Baca Juga: 'Gedrug' Buto Lambang Intoleransi Dikalahkan Bregada

HUT ke-2 Jogja Scrummy bukan hanya festival bregada, tetapi Dude Herlino (pemilik Jogja Scrummy) juga meluncurkan ambulans gratis bagi masyarakat Yogya. Siapa saja boleh menggunakannya. Pengemudi yang melayani sudah mendapat sertifikat pertolongan kegawat daruratan. Harapan Dude Herlino, kalau usahanya di Yogya berjalan dengan baik, nantinya bukan hanya ambulans tetapi meningkat hal lain yang lebih bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Yogyakarta. Kegiatan lainnya adalah donor darah bekerjasama dengan PMI Sleman.(*)