DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 02 Juli 2018 / 10:17 WIB

Tommy Soeharto Ajak Umat Muslim Peduli Politik

YOGYA, KRJOGJA.com - Ketua Umum Partai Berkarya, Hutomo Mandala Putra meminta umat Muslim agar perduli dan tidak acuh dengan dunia politik. Hal itu diperlukan agar Indonesia yang mayoritas berpenduduk Muslim tidak dipimpin oleh pemimpin yang tidak peduli dengan umat Muslim.

Hal itu disampaikan pria yang akrab disapa Tommy Soeharto itu saat menghadiri pengajian Muhasabah di Pondok Pesantren Ora Aji pimpinan Gus Miftah Habiburrahman di dusun Tundan, Purwomartani, Kalasan Sleman, Sabtu (29/06/2018). Tommy Soeharto nampak hadir ke ponpes Ora Aji bersama kedua kakaknya Siti Hediati Hariyadi, Titiek Soeharto dan Siti Hutami Endang atau Mamiek Soeharto.

"Umat Islam harua peduli dengan politik. Kalau tidak kita akan dipimpin oleh pemimpin yang tidak perduli dengan Islam. Karena itu kita harus berjuang dengan konstitusi yang ada. Yakni melalui pemilu," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Tommy Soeharto mengaku prihatin dengan kondisi bangsa dan negara saat ini. Ia mengkritisi sejumlah hal, mulai dari naiknya berbagai harga kebutuhan pokok, membengkaknya hutang negara, semakin hilangnya petani, korupsi yang merajalela hingga reformasi yang belum membawa kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

"Saya prihatin dengan kondisi bangsa kita saat ini. Karena itu saya ingin mengajak kita untuk bersama-sama memperbaiki kondisi ini. Yakni dengan cara konstitusional melalui pemilu," ujarnya.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Ora Aji Gus Miftah, mengatakan rusaknya negara disebabkan karena banyaknya pemimpin yang rusak. Sedangkan rusaknya para pemimpin disebabkan karena banyaknya ulama yang rusak. Sementara rusaknya ulama terjadi karena mereka terlalu cinta akan jabatan dan harta. (Van)