DIY Editor : Ivan Aditya Senin, 02 Juli 2018 / 09:10 WIB

SMA di Pinggiran Diserbu Pendaftar

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem zonasi mulai terasa bagi sekolah-sekolah yang berada di pinggiran Gunungkidul. Di SMA Negeri 1 Semin, misalnya, hari kedua penyerahan berkas dan pengambil token jumlah pendaftar sudah mencapai 265 siswa.

Pada tahun-tahun sebelumnya hari kedua biasanya baru sekitar 100 pendaftar, karena masih banyak mengintai sekolah-sekolah di kota Wonosari. Meskipun pendaftaran online baru akan dilakukan mulai 3 Juli, dari jumlah pendaftar yang mengambil token sudah melampaui daya tampung 192 siswa. “Berdasarkan berkas yang masuk nilai tertinggi 36 dan terendah 16,” kata Kepala SMA Negeri 1 Semin, Tiyo MPd.

Hal senada juga dikatakan Kepala SMANegeri 1 Karangmojo Drs Pramono Ajie MPd. Pada hari kedua, berkas yang masuk sudah 165 pendaftar. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Nilai tertinggi 35 dan terendah 19. Meski demikian pihaknya belum dapat memastikan jumlah yang akan mendaftar online.

Panitia PPDB SMA Negeri 1 Wonosari Sriyanto mengatakan, jumlah peserta yang mengambil token 245 siswa. Pihaknya belum dapat memantau nilai tertinggi dan terendah, karena baru sebatas pengambilan token. ‘Pendaftar belum melakukan proses pemilihan sekolah.

Calon peserta didik yang verifikasi berkas di satu sekolah belum tentu memilih sekolah tersebut dalam pendaftaran. “Pada hari kedua pelayanan berjalan lancar, setelah pada hari pertama ada gangguan listrik,” tambahnya.

Berkaitan dengan gangguan listrik, Kepala Seksi Layanan Pendidikan Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdikpora DIY di Gunungkidul, Dra Indah Parmanati, mengaku sudah diantisipasi Disdikpora DIY dengan bekerja sama dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Telkom. Harapannya pada program PPDB online ini tidak terjadi gangguan listrik maupun internet. (Ewi/Ded)