Ekonomi Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 02 Juli 2018 / 11:41 WIB

Pertamina Uji Coba 5.000 Gas Elpiji 3 Kg Nonsubsidi

JAKARTA, KRJOGJA.com - PT Pertamina (Persero) mulai melakukan uji coba penjualan gas elpiji 3 kilogram (kg) non subsidi pada pekan depan. Hal tersebut menindaklanjuti rencana perseroan untuk menjual gas elpiji 3 kg non subsidi secara komersil yang sedianya mulai Minggu (01/07/2018).

VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menuturkan, masa uji coba pasar akan memakan waktu kurang lebih setengah tahun ke depan."Uji pasarnya akan mulai pertengahan minggu ini. Uji pasar kurang lebih 6 bulan," kata Adiatma, Minggu (1/7/2018).

Adiatma melanjutkan, untuk periode uji coba perseroan akan mendistribusikan gas elpiji 3 kilogram non subsidi di dua wilayah, yaitu Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya, perseroan akan melakukan evaluasi terkait penjualan produk.

"(Distribusi) Daerah Jakarta dan Surabaya, jumlah tabung kurang lebih 5.000 tabung," kata Adiatma.

Sebelumnya, Plt Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan perseroan merencanakan penjualan ini dimulai hari ini, 1 Juli 2018.

Elpiji nonsubsidi ini pun dijual bebas kepada masyarakat, sehingga baik masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) maupun yang mampu bisa membelinya.

"(Elpiji non subsidi jadi dijual) per 1 Juli 2018. (Teknisnya) ya dijual aja tapi ini tidak di subsidi," ujar Nicke di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (22/6/2018) silam.

Penjualan ini, menurutnya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat mampu, khususnya yang tinggal di apartemen dan terbiasa dengan hidup praktis. Di mana hanya membutuhkan gas dengan ukuran yang kecil.

"Karena kan gini, sebetulnya ada orang yang memerlukan 3 kg tapi mereka tidak perlu subsidi, mungkin seperti yang di apartemen. Dia ngapain beli yang besar. Karena permintaan ada maka kita siapkan," jelasnya. (*)