DIY Editor : Danar Widiyanto Minggu, 01 Juli 2018 / 23:55 WIB

Syawalan Pupuk Kebersamaan Masyarakat

SLEMAN, KRJOGJA.com - Rasa saling menghormati, menghargai disertai sikap toleransi antara satu dengan yang lain perlu dikedepankan dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap tersebut perlu ditumbuhkan, terlebih dalam bulan Syawal pasca Ramadan ini.

"Bulan Syawal yang banyak dikatakan sebagai bulan peningkatan, hendaknya tidak hanya meningkat dalam ibadah. Tapi juga dalam kehidupan bermasyarakat," tegas H Ali Maksum SAg saat menyampaikan tausiah di acara Syawalan Keluarga Besar RW 22 Sodanten Ambarketawang Gamping Sleman, Sabtu (30/6/2018) malam.

Menurut Ali Maksum, bulan Syawal menjadi kaca benggala bagi umat muslim untuk melihat kembali kehidupan dirinya. Sehingga momentum syawalan semestinya bukan sebatas saling memaafkan, tapi juga introspeksi diri menuju ke arah lebih baik.

Acara ini sendiri dihadiri sejumlah muspika Kecamatan Gamping, termasuk Kepala Desa Ambarketawang Gamping Sumaryanto serta Anggota DPRD Sleman Fraksi PPP, Fika Chusnul Khotimah. Kegiatan ini sendiri disemarakkan dengan pesta rakyat makan gratis berbagai menu makanan yang disediakan panitia.

Ketua RW 22 Sodanten Ambarketawang Gamping, Bagyo Slamet menjelaskan, Syawalan warga ini bentuk keguyuban masyarakat. Pasalnya selama ini masyarakat Sodanten sudah dikenal memiliki kebersamaan yang kuat dan guyub rukun dalam keseharian. (Feb)