Peristiwa Editor : Ivan Aditya Sabtu, 30 Juni 2018 / 09:41 WIB

Program Sertifikat Tanah Baru Capai 32 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional (BPN) mencatat telah membagikan sekitar 2,3 juta lembar sertifikat tanah hingga akhir Juni 2018. Itu berarti, realisasi program tersebut baru mencapai 32,8 persen dari target 7 juta lembar sertifikat tanah.

Sebagai catatan, tahun lalu Kementerian ATR telah memetakan sekitar 5,2 juta bidang tanah, dimana 4,3 juta bidang di antaranya telah mendapatkan sertifikat tanah.

"Memang, kurva (pembagian sertifikat tanah) itu kalau di semester 1 masih agak landai, tetapi setelah pengukuran-pengukuran selesai, maka sertifikat bisa diproduksi pada semester 2 ini," ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ATR Himawan Arief.

Pembagian sertifikat tanah merupakan bagian dari program Reforma Agraria. Selain pembagian sertifikat, pemerintah juga memfasilitasi pengukuran tanah warga.

Himawan mengungkapkan dengan sertifikat tanah, pemilik tanah memiliki kepastian hukum. Selain itu, pemilik tanah juga bisa mendapatkan fasilitas pembiayaan keuangan karena sertifikat tanah bisa menjadi agunan.

Artinya, sertifikat tanah bisa membantu meningkatkan inklusi keuangan masyarakat. Tak hanya itu, masyarakat juga bisa terhindar dari sengketa tanah yang disebabkan oleh absennya sertifikat pada suatu bidang tanah. (*)