Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 28 Juni 2018 / 22:25 WIB

2045, Indonesia Jadi Pemasok Pangan Dunia

JAKARTA, KRJOGJA.com - Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia ( HKTI) ,  Moeldoko mengatakan, pemerintah  menargetkan menjadi pemasok bahan pangan utama di dunia pada 2045 mendatang.

Target tersebut dapat terwujud dengan mempertimbangkan besarnya sumber daya yang ada termasuk besarnya keanekaragaman hayati dan ekosistem pertanian, luasnya potensi lahan subur untuk pertanian, melimpahnya tenaga kerja, tersedianya inovasi dan teknologi.

"Pertanian Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa. Jadi target tersebut dapat terwujud dengan mempertimbangkan besarnya sumber daya yang ada termasuk besarnya keanekaragaman hayati dan ekosistem pertanian, luasnya potensi lahan subur untuk pertanian, melimpahnya tenaga kerja, tersedianya inovasi dan teknologi,” kata Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Moeldoko pada acara pembukaan Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2018  di Jakarta, Kamis (28/6).

Moeldoko juga mengemukakan ajang Asian Agriculture and Food Forum (ASAFF) 2018 yang  diikuti beberapa negara Asia bisa menjadi etalase bagi produk-produk khas dan unggulan Nusantara.  "Misalnya kita memiliki keunggulan rempah-rempah dan buah tropis yang luar biasa yang kita miliki belum terangkat secara global padahal  produk-produk unggulan itu perlu diperkenalkan ke dunia," ujar Moeldoko. 

Dipaparkan, selain produk pertanian, Indonesia juga mempunya jenis makanan yang banyak dan luar biasa. Ini harus dieksploitasi untuk peningkatan ekonomi," tuturnya. 

Tentu saja hal terpenting dari itu semua adalah bagaimana kita mampu menguasai market share-nya. Khususnya produk dari indonesia. Ini memang pekerjaan beratnya karena selama ini kelemahan petani kita adalah pada pasca panen khususnya pemasaran. 

Dijelaskan secara umum ajang ASAFF diselenggarakan adalah untuk membangun kekuatan pangan dan pertanian di negara-negara Asia. ”Melalui ajang ASAFF dan konferensi yang bicara masalah pertanian, inovasi dan industri terkini yang berkaitan dengan ancamam food security dan juga water security ini kita harapkan bersama bahwa kita akan menuju kepada kondisi Asia yang semakin baik,” kata Moeldoko. (Lmg)