DIY Editor : Ivan Aditya Kamis, 28 Juni 2018 / 16:28 WIB

Dendam Membara, Clurit Bicara

YOGYA, KRJOGJA.com - Dua orang pelajar masing-masing Mas (14) dan Dim (16) tak berkutik setelah diciduk Polisi. Kedua bocah ini nekat membacok Fildzah Syahri Ramadhan (14) warga Jetis Yogyakarta karena alasan malas dendam. Keduanya kini harus menjalani proses hukum untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kasus pembacokan terhadap korban terjadi Sabtu (02/06/2018) dini hari lalu. Kejadian berawal saat korban bersama temannya pergi untuk mencari makan sahur. Sesampainya di Jalan Magelang tepatnya di trafficlight simpang Pingit korban dipepet gerombolan pelaku.

“Saat itu ada sekitar beberapa orang dengan mengendarai empat unit sepeda motor. Tersangka Mas kemudian menyabetkan senjata tajam (sajam) jenis clurit ke arah korban dan mengenai tangannya,” ungkap Kapolresta Yogyakarta AKBP Armaini di mapolresta setempat, Kamis (28/06/2018).

Korban yang nyawanya terancam mencoba melarikan diri dengan berlari meninggalkan motornya masuk ke perkampungan. Beberapa saat kemudian ia kembali ke lokasi kejadian namun mendapati motornya telah rusak dan kuncinya hilang.

“Setelah menerima laporan, anggota segera melakukan penyelidikan dan pengejaran. Tersangka Mas berhasil diamankan di rumah nenekya kawasan Gamping Sleman, demikian juga dengan Dim,” jelasnya.

Dari pengakuan para tersangka, saat beraksi Mas berperan sebagai eksekutor sedangan Dim bertindak mengemudikan motor alias joki. Dalam pemeriksaan diketahui motif pelaku membacok korban lantaran dendam karena temannya pernah dianiaya geng lain. (Van)