Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 27 Juni 2018 / 03:50 WIB

Libur Lebaran di Solo, 20 Kasus Kecelakaan Terjadi

SOLO, KRJOGJA.com - Satlantas Polresta Surakarta mencatat sebayak 20 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi selama Operasi Ketupat Candi 7-24 Juni. Dari jumlah tersebut, 23 orang mengalami luka ringan.

“Tidak ada kasus kecelakaan menonjol yang menimbulkan korban jiwa,” ujar Kasat Lantas Polresta Surakarta Kompol Imam Syafi’i mewakili Kapolresta Surakarta Kombespol Ribut Hari Wibowo, Selasa (26/6/2018).

Mayoritas kecelakaan terjadi pada arus mudik dengan 14 kasus dengan sebagian besar melibatkan sepeda motor. Sedangkan pada hari H Lebaran hanya terjadi enam kasus kecelakaan. Penyebabnya pengendara kurang berhati-hati.

“Kami mencatat ada sebanyak 2.412 pengendara terjaring razia Operasi Ketupat Candi. Sebanyak 187 pengendara diberikan surat tilang. Sisanya diberikan teguran,” ungkapnya.

Selain kecelakaan, terjadi empat kasus tindak pidana. Mulai dari pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak dua kasus, pencurian sepeda motor (curanmor) dan penganiayaan masing-masing satu kasus.

Pelaksana tugas (Plt) Kasat Reskirm Polresta Surakarta AKP Sutoyo menjelaskan, di Kecamatan Jebres, pihaknya menangkap tersangka kasus pencurian yaitu Anshori alias Aan alias Opang (19) warga Jalan Hasanuddin, Nganjuk, Jatim.

Ikut disita satu unit kamera digital merek Sony A5000 warna putih, satu unit handphone (HP) Samsung GT C3322 warna silver.

Kasus pencurian kedua melibatkan tiga tersangka. Dua di antaranya masih di bawah umur, yaitu Al,18; Ad 17; dan Richard Arnold Florendo, 22; warga  Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarasari. Mereka kedapatan menggondol satu unit HP merek Samsung, dan satu HP Blackberry Dakota.

Selanjutnya pencurian sepeda motor di kawasan Laweyan dengan tersangka Riyadi Muji Raharjo, 24, warga Salatiga. Dari pelaku, polisi menyita sepeda motor Yamaha Jupiter Z dengan nomor polisi AD 2859 K.

“Dua kasus curat terjadi setelah Lebaran. Sedangkan curanmor dan penganiayaan terjadi pada H-1 Lebaran. Semua tersangka kami tahan di Mapolresta Surakarta,” ujar Sutoyo.(*)