Hiburan Agregasi    Selasa, 26 Juni 2018 / 01:53 WIB

Divonis 4 Tahun Penjara, Jennifer Dunn Pikir-pikir

JAKARTA, KRjogja.com - Majelis Hakim telah memvonis empat tahun penjara kepada artis cantik Jennifer Dunn, terkait penyalahgunaan barang haram narkotika. Wanita yang akrab disapa Jedun itu pun merasa terkejut dengan putusan majelis hakim.

Hal itu diungkapkan oleh kuasa hukum Jennifer Dunn, Pieter Ell setelah menerima putusan majelis hakim di pengadilan negeri Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018).

"Pasti dia (Jedun), terkejut karena faktor persidangan tidak seperti itu," kata Pieter Ell.

Ia menjelaskan, pihaknya masih pikir-pikir dengan vonis empat tahun penjara kliennya oleh majelis hakim tersebut. Pasalnya masih ada waktu tujuh hari untuk melakukan sikap selanjutnya apakah ada upaya hukum banding atau menerima putusan.

"Jadi setelah berkonsultasi pada kita, dia pikir-pikir untuk melakukan langkah hukum selanjutnya," jelasnya.

Pieter juga membantah hukuman empat tahun penjara itu, karena Jennifer Dunn pernah melakukan penyalahgunaan narkotika sebelumnya.

"Berulang kali, karena sakit tidak diobatin dia (Jedun), beberapa terjadi lagi karena sakit belum diobati makanya kambuh lagi. Intinya begitu di UU narkotika kan emang mengatakan harus diobati," tegasnya.

Sebelumnya, sidang putusan perkara narkotika yang menyeret artis cantik Jennifer Dunn baru saja digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (25/6/2018). Majelis Hakim menyatakan Jennifer Dunn terbukti telah melanggar ketentuan Pasal 112 UU Pasal 112 ayat 1 jo dan Pasal 132 ayat 1, Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Mengadili menyatakan Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana percobaan atau permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum memiliki menyimpan menyediakan narkotika golongan satu bukan tanaman," ucap Majelis Hakim Riyadi Sunindyo Florentinus.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Jennifer Dunn alias Jeje binti Howard Dunn oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun. menjatuhkan pidana denda kepada terdakwa sebesar Rp800 juta rupiah dan jika hukuman denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan hukuman penjara selama 2 bulan," sambungnya. (*)