Jateng Editor : Danar Widiyanto Senin, 25 Juni 2018 / 03:51 WIB

Bentuk Jatidiri Pengiyongan Taman Sastra Ahmad Tohari Bakal Didirikan

BANYUMAS, KRJOGJA.com - Liem Koeswintoro pengusaha asal Gombong, Kebumen menggagas akan mendirikan Taman Sastra Ahmad Tohari di lahan seluas 5 hektare di komplek  wisata Agro Karang Penginyongan Komplek Wisata Alam Curug Cipendok, Desa Karangtengah, Cilongok, Banyumas.

"Ini sebagai bentuk penghormatan kepada pak Ahmad Tohari sastrawan nasional asal Banyumas,yang memiliki karakter warga penginyongan," kata Liem Koeswintoro, Minggu (24/6/2018) di wisata Argo Karang Penginyongan.

Baca Juga: Nguri-nguri Kebudayaan Daerah, Grebeg Kupat Harus Dilestarikan

Rencana pembangunan Taman Sastra disambut baik oleh Ahmad Tohari, bahkan taman ini menurutnya akan menginspirasikan bangkitnya warga penginyongan dalam bentuk kontribusi karakter Banyumas.

Tohari, menambahakan di Taman Satra ini nanti akan disajikan karya Ahmad Tohari dan sastrawan di Banyumas raya. "Di Banyumas ini banyak sastrawan, novelis, dan cerpenis nasional, sehingga tidak cuma hanya karya saya yang disajikan," ungkap penulis novel ronggeng dukuh paruk.

Taman Sastra seperti perpustakaan digital ini, akan dijadikan tempat edukasi,dan riset, sehingga pengunjung bisa belajar tentang sastra di taman ini. Dalam pengelolaan ada petugas khusus dari sarjana perpustakaan dengan teknologi digital.

Hadi Supeno mantan wakil Bupati Banjarnegara, yang menjadi Ketua Panitia Pembangunan Taman Sastra Ahmad Tohari, menjelaskan dalam pembangunan taman sastra membutuhkan waktu  setidak satu tahun, dengan dana ratusan juta.

Dalam pembangunan dilengkapi loby, perpustakan digital, dan bangunan pendukung seperti tempat diskusi, dan mushola.Di taman ini juga ada wisata lainya yang menggambarkan karakter orang Banyumas seperti bahasa, pakian, arsitektur, dan kuliner. Sedang di  Agro Karang Penginyongan ada 'camping drown', 'out bond', kebun durian, klengkeng dan peternakan yang dilengkapi tempat untuk tinggal.(Dri)