Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Kamis, 21 Juni 2018 / 23:50 WIB

PT DI Banjir Pesanan Pesawat N219, Tapi Ada Kendalanya

PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PT DI tengah menyelesaikan tahapan sertifikasi produk terbarunya N219 Nurtanio. Pesawat ini tengah mengejar syarat jam terbang untuk bisa mendapatkan sertifikat layak produksi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Meski masih proses pengujian, namun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut sudah memperoleh banyak pesanan pesawat yang memiliki dua baling-baling tersebut.

"N219 itu sudah ada permintaan 104 unit, padahal masih uji terbang demi melengkapi persyaratan sertifikasi," kata Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Kamis (21/6/2018).

Untuk domestik, beberapa perusahaan maskapai dan pemerintah daerah menyatakan siap membeli pesawat hasil karya anak bangsa ini, seperti Trigana Air, Pelita Air Service, Pemda Kalimantan Utara, dan Pemda Papua.

Sementara untuk luar negeri, beberapa negara yang menyatakan minatnya terhadap pesawat N219 Nurtanio seperti Uni Eropa, Kolombia, Uni Emirat Arab, Meksiko dan Kolombia.

"Kita targetkan awal 2018, sertifikasi (N219) itu keluar dan kita bisa langsung produksi," tegas Harry.(*)