DIY Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 11 Juni 2018 / 11:23 WIB

Berita Populer Sepekan : Bambang Pamungkas Tewas Ditabrak Bus sampai Ular Berkaki Kejutkan Warga Rejodani

BERAGAM berita telah disajikan dan dinikmati para pembaca setia KRJOGJA.com. Namun, dalam sepekan ini ada lima berita yang mendapat perhatian pembaca. Berikut lima berita terpopuler pilihan pembaca :

Bambang Pamungkas Tewas Ditabrak Bus

Pengendara motor Bambang Pamungkas (17) dan Ali Ruliansyah (15) warga Desa Kaliwatubumi Kecamatan Butuh, tewas ditabrak bus, di Jalan Raya Kutoarjo - Butuh Kaliwatubumi Butuh, Minggu (3/6) siang. 

Keduanya diduga mengendarai motor ugal-ugalan dan tidak memperhatikan kondisi lalu lintas saat mendahului kendaraan lain. Kecelakaan bermula ketika Bambang memboncengkan Ali menggunakan sepeda motor sport tanpa plat nomor dari arah Butuh menuju Kutoarjo. 

"Sampai jalan menikung di lokasi kejadian, korban mendahului kendaraan truk di depannya," ujar warga warga Butuh, Slamet Sukarno Ali kepada KRJOGJA.com, Senin (04/06/2018).

Penulis 'Keluarga Tak Kasat Mata' Ceritakan 'Pesta' di Merapi

Letusan Gunung Merapi beberapa waktu terakhir tampaknya dimaknai beragam oleh masyarakat. Ada yang menilai sebagai peristiwa alam layaknya gunung berapi biasanya, namun tidak sedikit yang kemudian mengaitkan dengan alam gaib yang memang selama ini menjadi cerita rakyat dari waktu ke waktu. 

KRjogja.com mencoba melakukan penelusuran tentang sisi lain letusan Merapi di periode Mei-Juni 2018 ini. Satu narasumber pun diajak untuk mengungkap sisi yang sebenarnya bisa dipercaya ataupun tidak sama sekali yakni Bonaventura Genta, penulis 'Kisah Keluarga Tak Kasat Mata'. 

Kronologi Bentrok Bonek vs The Jak Versi Pengelola SSA

Pasca bentrok suporter yang terjadi di Stadion Sultan Agung antara Jakmania (The Jak) dengan Bonek, membuat pertandingan bigmatch Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya pada Minggu malam (3/6) batal digelar. Mujurnya tidak ada yang meninggal, namun sekitar 20 orang superter dari kedua belah pihak mengalami luka-luka.

Edi Setiyadi, selaku pengelola stadion menceritakan kronologi bentrok antar suporter yang terjadi di depan matanya. Ia menjelaskan bahwa awal mula dari bentrok itu adalah datangnya bis The Jak sekitar pukul 10.00  WIB ke parkir barat yang menjadi lokasi konsentrasi massa suporter Persebaya, Bonek.

"Sebenernya maksud The Jak itu ngasih salam ke Bonek. Bonek yang bagian depan welcome, menerima salam dari mereka. Lha kok yang bagian belakang pada nggak terima terus langsung nyerang The Jak pake lempar-lemparan batu," kata Edi Setiyadi.

Mahasiswa Tewas Diclurit Usai Bagikan Makan Sahur

Dwi Ramadhani Herlangga (26) seorang mahasiswa asal Semarang tewas dibacok orang tak dikenal usai membagikan makan sahur kepada warga di jalanan, Kamis (07/06/2018). Korban diserang ketika hendak pulang menuju kostnya saat melintas di Jalan C Simanjuntak Yogyakarta. Bacokan clurit mengenai punggung yang tembus ke paru-paru dan membuat korban kehilangan nyawanya.

Pelaku diperkirakan berjumlah dua orang dan berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis matic. Peristiwa terjadi saat korban bersama teman-temannya beriringan mengendarai sepeda motor usai menggelar bhakti sosial membagikan makan sahur kepada warga kurang mampu di sejumlah titik wilayah Kota Yogyakarta.

Kapolsekta Gondokusuman, Kompol Solichul Ansor mengungkapkan usai membagikan makan sahur tersebut korban bersama teman-temannya hendak pulang ke kost mereka di kawasan Sleman. Korban membonceng temannya menggunakan sepeda motor dan berada di rombongan paling belakang.

Langka, Ular Berkaki Kejutkan Warga Rejodani

Hendriyanto Wiprantoko warga Rejodani Sariharjo Ngaglik Sleman kaget bukan kepayang saat sedang menggali saluran air tak jauh dari rumahnya. Pria tersebut menemukan binatang cukup langka dilihat manusia yang berbentuk ular namun memiliki empat kaki. 

Merasa penasaran, Hendriyanto lantas berusaha menangkap hewan tersebut untuk mengetahui lebih lanjut jenis sebenarnya. Binatang yang sekilas memang mirip dengan ular kisi tersebut dibawanya pulang dan ditempatkan dalam toples. 

"Saya kaget sedang menggali tanah untuk saluran air nemu binatang yang mirip ular tapi kok ada kakinya empat. Saya coba tangkap dan masukkan ke toples,” ungkapnya pada KRjogja.com Minggu (10/06/2018). 

Rasa penasaran Hendriyanto akhirnya terjawab sehari kemudian. Beberapa artikel ternyata sempat menyebutkan bahwa binatang yang ditemukannya merupakan jenis Kadal Ular atau disenbut Peliang.  (*)