Jateng Editor : Danar Widiyanto Minggu, 10 Juni 2018 / 20:30 WIB

Mulai Mengendur, Spirit Infak Warga Muhammadiyah Harus Ditingkatkan

MAGELANG, KRJOGJA.com - Tokoh Muhammadiyah Amien Rais mengatakan spirit infak warga Muhammadiyah di beberapa daerah agak mengendur. Buktinya antara lain meski sudah dua sampai tiga tahun peletakkan batu pertama, tetapi masih belum berkembang. Sehingga perlu didorong untuk meningkatkannya.

"Saya mendorong supaya dimana pun Muhammadiyah itu, spirit bersodaqoh, infaq dan zakat menyatu dalam keberadaanya. Sebab hal itu sebagai sebuah kesatuan," katanya Amien Rais ditemui disela-sela penyerahan 2000 paket sembako pada keluarga miskin yang digelar LazisMu Bandongan Magelang, Minggu (10/6/2018)

Dia mengingatkan bahwa tradisi Muhammadiyah adalah 'weweh', 'nyah-nyoh' atau memberi. Maka warga Muhammadiyah yang semangat infaknya kendur itu supaya melihat saudara-saudara Muhammadiyah di tempat lain yang amal usahanya berkembang dan punya semangat infaknya tinggi. Harapannya, dapat meningkatkan semangat infak dan amal usaha Muhammadiyah berkembang.

Dia mengatakan kekuatan Muhammadiyah itu pada amal sholeh, seperti sodaqoh, infaq dan zakat. Keberadaan Lasizmu Bandongan patut dibanggakan karena meski dikelola Pimpinan Cabang Muhammadiya, ternyata mampu meningkatkan kesejahteraan dan mengikis kemiskinan warga melalui berbagai program yang diluncurkan.

Pada acara itu, Amien yang datang bersama Muntaz Rais berkesempatan meresmikan klinik kesehatan masjid Ummu Kamal. Ia dan Muntaz pun menginfakkan dana puluhan juta rupiah untuk membantu pembangunan RS PKU Muhammadiyah Bandongan. Muntaz sendiri menyalurkan zakat pribadinya melalui Lazismu tersebut.

Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bandongan Ahmad Saefuddin mengatakan dana yang dikelola Lazismu Bandongan dari 2012 sampai Juni mencapai sekitar Rp 1 miliar. Dana yang dihimpun disalurkan dalam berbagai program, seperti bantuan warga miskin, pelajar, guru dan bantuan produktif bagi pelaku usaha. "Khusus untuk hari ini berkisar Rp 195,3 juta," katanya.

Camat Bandongan Mulyatno mengatakan keberadaan Lazismu sangat bermanfaat bagi masyarakat Bandongan, termasuk dalam mengikis angka kemiskinan. Pada 2017 lalu, pihaknya mampu mengikis angka kemiskinan, jumlah mencapai 500 orang. "Kami berharap Lazismu terus berkiprah untuk ummat," katanya. (Osy)