DIY Editor : Danar Widiyanto Kamis, 31 Mei 2018 / 18:55 WIB

'Ngabuburit' di Wahana Bermain, Senyum Anak Yatim Ini Terus Mengembang

SLEMAN, KRJOGJA.com - Rona penasaran bercampur tegang terlihat di wajah anak-anak yatim Panti Yatim Putra Islam Giwangan saat berada di area bermain Trans Studio Kamis (31/5/2018) petang. Mereka tampak sangat serius memainkan aneka games seperti balap mobil, dance remix hingga basket yang memang tersedia di area tersebut.

Bukan tanpa sebab memang mereka terlihat sangat serius, seolah tak ingin permainan tersebut terhenti. Hampir pasti, anak-anak yang berusia beragam dari 5-16 tahun ini jarang menikmati permainan yang seharusnya dinikmati karena keterbatasan.

Anak-anak panti asuhan tersebut ternyata sengaja diajak bermain oleh Akademi Manajemen Informatika (AMIK) dan Akademi Pariwisata (AKPAR) Bina Sarana Informatika (BSI) Yogyakarta. Pimpinan Kampus BSI Yogyakarta, Diah Pradiantiningtyas mengatakan kegiatan bersama anak yatim sebenarnya merupakan agenda rutin tahunan dari kampus.

“Kami sengaja ajak anak-anak panti asuhan ke bermain agar bisa bergembira bersama, melupakan segala keluh kesah hidup yang mungkin dialami selama ini. Kali ini kami ajak 40-an anak dari Panti Yatim Putra Islam Giwangan bermain di Trans Studio menjajal permainan sepuasnya sembari buka bersama,” ungkapnya di sela kegiatan.

BSI menurut Diah berharap, kegiatan berbagi ceria Ramadhan bisa membawa energi positif bagi anak-anak panti asuhan untuk menatap hidup kedepan. “Masih banyak kebaikan di sekitar dan kami berharap anak-anak ini bisa sedikit menikmati masa kecil untuk bermain agar nantinya bisa menatap hari dengan lebih positif,” sambungnya.

BSI sendiri tak hanya memanfaatkan momen Ramadhan saja untuk memberikan perhatian pada anak-anak panti asuhan. Kampus yang berada Ambarketawang Gamping Sleman memiliki program beasiswa bagi anak panti asuhan untuk berkuliah menempuh pendidikan.

“Anak-anak panti asuhan kami berikan kesempatan kuliah, menimba ilmu lebih tinggi di BSI dengan tanpa membayar uang gedung. Kami berharap bahwa BSI bisa memberikan peran bagi anak-anak yang kurang beruntung karena seperti diketahui cara meningkatkan derajat adalah dengan ilmu,” pungkasnya. (Fxh)