Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 30 Mei 2018 / 19:13 WIB

Residivis Roboh Didorr Rerserse

BOYOLALI, KRJOGJA.com - Memanfaatkan waktu tarawih, dua residivis pencurian menguras puluhan unit handphone dan satu unit televisi di Dukuh/Desa Gagak Sipat, Kecamatan Ngemplak. Karena melawan petugas, dua penjahat kambuhan tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya.

Pencurian diawali saat Paino (32), Warga Dukuh Tegalan Desa Donohudan Kecamatan Ngemplak, yang pernah dua kali masuk penjara karena kasus pencurian mengajak Agus Susanto (38) warga Dukuh Ngrembun Desa Dibal Kecamatan Ngemplak. Agus sendiri juga merupakan residivis yang pernah sekali merasakan jeruji besi karena kasus penganiayaan.

Setelah berembug, target operasi ditentukan yakni sebuah rumah yang melayani service atau perbaikan handphone di Desa Gagak Sipat milik Marsudi (33). Pada Jumat (18/05/2018) sekitar pukul 19.20 WIB saat pemilik rumah pergi ke masjid untuk salat tarawih keduanya beraksi. Pintu yang terkunci rapat dijebol, sebanyak 30 unit handphone dan satu unit televisi 42 inch digondol kabur menggunakan sepeda motor.

Mewakili Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi, Kasatreskrim AKP Willy Budiyanto menjelaskan, hanya berselang lima hari setelah kejadian Polisi berhasil mengungkap kejadian tersebut. Masing-masing tersangka ditangkap di rumahnya. "Puluhan unit handphone dan televisi juga berhasil kita amankan sebab belum sempat dijual oleh tersangka," kata Willy di mapolres setempat, Rabu (30/05/2018).

Kepada masyarakat, ia pun mengimbau agar meningkatkan kewaspadaan. Pastikan rumah dalam keadaan terkunci bila ditinggalkan. "Anggota kita juga melakukan patroli secara rutin untuk menjamin rasa aman masyarakat dari tindakan kriminal," tandasnya. (Gal)