Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 25 Mei 2018 / 18:44 WIB

Puan Minta Warga di Lereng Merapi Tetap di Pengungsian

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani meminta masyarakat yang terkena dampak erupsi Gunung Merapi tetap berada di tempat pengungsian sementara, baik di Provinsi Jawa Tengah maupun D.I. Yogyakarta.

"Saya ingin masyarakat terdampak mau bertahan di tempat pengungsian yang lebih aman. Sebaiknya masyarakat agar tidak pulang ke rumahnya hingga ada pengarahan selanjutnya. "Kami berharap semoga bencana ini, tidak berlangsung lama dan tidak parah," kata Puan Maharani di Sukoharjo, Jateng, Kamis (24/5/2018).

BACA JUGA :

Ancaman Erupsi Merapi, KPU Boyolali Siapkan Antisipasi

Tagana Seluruh DIY Diperbantukan Ke Merapi

Beda Abu Vulkanik Letusan Merapi 11 dan 21 Mei

Dengan status Gunung Merapi yang sudah meningkat dari level normal ke waspada tersebut tidak mengeluarkan magma atau erupsi. Puan juga sempat memberikan bantuan kepada masyarakat seperti alat bantu disabilitas, peralatan pertanian, pendidikan, kendaraan operasional dan bibit tanaman untuk petani di Sukoharjo.

Gunung Merapi kembali meletus pada Kamis (24/5/2018) pukul 02:56 WIB. Berdasarkan keterangan pers, dari BPPTKG letusan pada Kamis dini hari amplitudo maksimum mencapai 60 mm, tinggi kolom 6.000 meter arah condong ke barat dengan durasi selama 4 menit.

"Terdengar suara gemuruh dari semua Pos Pengamatan Gunung Merapi," demikian keterangan dari BPPTKG. (Ati/Mam)