Jateng Editor : Danar Widiyanto Jumat, 25 Mei 2018 / 17:32 WIB

Pengawasan Diperketat, Pedagang Dilarang Jual Daging ‘Tiren’

SALATIGA, KRJOGJA.com - Pedagang di Kota Salatiga dilarang menjaul daging  ayam ‘mati kemaren’ atau istilah pasarannya tiren. Selain itu juga dilarang menjual daging sapi yang diglonggong. Karena menjual daging tidak sehat merugikan konsumen dan melanggar.

Satpol PP dan Dinas Pertanian Kota Salatiga mengadakan Patroli Edukasi para pedagang daging. Patroli dilaksanakan di los lantai II Pasar Raya I Salatiga dan Pasar Jetis, Jumat (25/05/2018).

Kepala Satpol PP Salatiga, Yayat Nur Hayat menegaskan patroli edukasi pedagang ini dimaksudkan memberikan rasa aman masyarakat Salatiga selaku konsumen daging. Diingatkan kepada para pedagang daging untuk tetap komitmen menjual daging yang sehat.

“Mereka dilarang menjual daging glonggongan, daging dari hewan tiren (mati kemarin), ataupun daging yang sudah tidak layak dikonsumsi (busuk),” tandas Yayat.

Dinas Pertanian mengimbau pedagang daging menyediakan daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).  Jangan sampai ketika ada operasi ditemukan daging yang tidak layak dikonsumsi.

“Jika sampai kedapatan nanti yang kena sanksi para pedagang,” kata tutur drh Christina kepada beberapa pedagang daging Pasar Raya I Salatiga. (Sus)