Jateng Editor : Ivan Aditya Jumat, 25 Mei 2018 / 12:22 WIB

Pemeliharaan Jalan Kabupaten Dikebut

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Kerusakan aspal jalan milik kabupaten di ruas penghubung antardesa/kecamatan sekadar dilapis aspal dan tambalan material. Cara ini didasari pertimbangan waktu efektif pengerjaan sebelum Lebaran.

“Tiap kecamatan memiliki UPT DPU-PR. Dengan target bebas lubang, sekadar menutup aspal yang merekah, pecah dan sejenisnya. Ini pemeliharaan rutin. Waktu tersisa kurang dari sebulan harus selesai. Sebab, H-8 lebaran sudah memasuki libur pekerjaan,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Karanganyar, Edhy Sriyatno di lokasi pemeliharaan jalan ruas Wonorejo-Bejen, Jumat (25/05/2018).

Di ruas jalan wilayah Kecamatan Kota itu ditambah material batu kerikil kemudian dilapis aspal secara berulang. Setelah siap, dipadatkan dengan digilas stoomwalls. Metode pelapisan ini selesai dalam waktu dua sampai tiga hari per bidang jalan berukuran panjang rata-rata 100 meter.

Edhy mengatakan kerusakan jalan di wilayah Kecamatan Karanganyar Kota mayoritas disebabkan dilewati kendaraan berat dengan tonase melebihi ketentuan. “Kondisi itu biasanya terjadi di ruas jalan, yang dulunya berstatus jalan desa, tapi kini menjadi jalan kabupaten. Saat berstatus jalan desa, pondasi jalan biasanya kurang bagus. Ketika dilewati kendaraan berat, jadi rusak. Permukaan jalan ambles. Karena tergilas roda, jadi mendelep, atasnya pecah,” katanya.

Di APBD 2018, proyek pemeliharaan jalan di kecamatan tersebut dianggarkan Rp 700-an juta. Dana tersebut digunakan untuk perbaikan sejumlah ruas jalan. Selain pelapisan aspal juga membenahi bahu, talud dan merapikan tumbuhan turus jalan.

“Targetnya  bebas lubang saat Lebaran nanti. Pekerjaan pemeliharaan jalan merata di semua wilayah kecamatan. Biasanya, ora ketang sitik, ada kerusakan di semua wilayah. Minimal membenahi bahu jalannya,” tuturnya.

Edi menambahkan, pekerjaan pemeliharaan jalan dilakukan bertahap. Dimulai sejak Januari lalu, pekerjaan dimulai dari ruas jalur strategis. Setelah jalur strategis kelar, pekerjaan bergeser ke eks jalan desa  yang kini beralih status menjadi jalan kabupaten. (Lim)