DIY Editor : Agus Sigit Senin, 21 Mei 2018 / 14:44 WIB

Merapi Letusan Freatik Lagi, Obyek Wisata Tetap Dibuka

SLEMAN (KRjogja.com) - Jalur pendakian di Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) ditutup sampai batas waktu yang belum ditentukan. Batas akhir pendakian hanya sampai Pasar Bubrah.

Hal itu diungkapkan Kepala Balai TNGM Ammy Nurwanti, Senin (21/5). Menurutnya, sejak letusan freatik tanggal 11 Mei 2018, jalur pendakian di Gunung Merapi ditutup. Baik yang melalui Selo Boyolali maupun Sapuangin Klaten.

"Untuk menutuskan kapan jalur pendakian akan kembali dibuka, kami harus memperoleh pertimbangan atau rekomendasi terlebih dahulu terkait aktivitas Gunung Merapi dari instansi yang berwenang," katanya.

Instansi yang dimaksud Ammy adalah Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTGK) terkait keamanan pendaki.  

Baca juga: 

Catat! Pendakian Merapi Maksimal Sampai Pasar Bubrah

Gunung Merapi Kembali Letusan Freatik Semalam

Tenang! Status Gunung Merapi Masih Normal
 

Sementara itu Camat Pakem Suyanto mengatakan, akibat erupsi freatik dinihari tadi tidak terjadi kepanikan dari masyarakat di sekitar Merapi. Mereka tetap beraktivitas seperti biasa. Aktivitas wisata juga tetap berjalan normal.

Untuk hujan abu menurutnya, dapat terpantau mulai dari pintu masuk objek wisata Kaliurang. Semakin ke atas, sisa abu yang ada di jalan semakin tebal. Terkait hal ini Pemcam akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membersihkan abu.

"Terutama yang di sekolah dan fasilitas kesehatan. Meski aktivitasnya tetap normal, karena kebetulan sedang ada ujian kenaikan kelas bagi siswa kelas 1-5 SD. Sebagai langkah antisipasi, kami menghimbau kepada semua warga untuk menggunakan masker," ungkapnya. (Awh)