Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Jumat, 18 Mei 2018 / 23:21 WIB

Ini Dia Wanita Pertama yang Jadi Direktur CIA

AMERIKA SERIKAT, KRJOGJA.com - Gina Haspel telah dikonfirmasi sebagai direktur baru CIA. Ia mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang memimpin badan intelijen Amerika Serikat.

Haspel sempat menghadapi tentangan keras di Senat atas peran kontroversialnya dalam pengunaan metode interogasi penyiksaan oleh CIA, namun ia akhirnya mendapat konfirmasi dengan perbandingan 54-45.

Gina Haspel mencatat sejarah sebagai wanita pertama yang memimpin CIA (sumber: CIA)

Seperti dikutip dari Telegraph.co.uk, Jumat (18/5/2018), selama dengar pendapat dengan Senat, wanita berusia 61 tahun tersebut bersikeras tidak meyakini bahwa metode penyiksaan akan berhasil. Ia juga menegaskan akan menolak perintah presiden untuk melakukan metode interogasi penyiksaan yang dianggapnya "tidak bermoral", sekalipun itu sah.

Haspel adalah veteran dengan 33 tahun pengalaman di CIA. Adapun terkait vote terhadap Haspel, enam politisi Demokrat menyetujuinya. Sementara itu, dua Republikan memilik tidak.

Penyetujuan terhadap Haspel terjadi di tengah penolakan keras atas keterkaitannya dengan sejumlah metode penyiksaan, termasuk waterboarding, pada tahun-tahun pasca serangan 11 September.

Pada tahun 2002, Haspel menjabat sebagai kepala CIA di Thailand, di mana lembaga intelijen itu dilaporkan melakukan interogasi dengan menggunakan metode penyiksaan di penjara rahasia. Tiga tahun kemudian, ia disebut-sebut memerintahkan penghancuran rekaman video berisi interogasi tersebut.(*)