Olahraga Agregasi    Kamis, 17 Mei 2018 / 17:54 WIB

Trofi Liga Eropa Begitu Berarti bagi Torres

LYON,KRjogja.com – Atletico Madrid berhasil mengamankan titel juara di Liga Eropa 2017-2018 usai menaklukkan Olympique Marseille dengan skor 3-0 pada Kamis (17/5/2018) dini hari WIB. Menurut pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, kemenangan atas Marseille begitu berarti bagi anak asuhnya, khususnya Fernando Torres.

Pasalnya, musim 2017-2018 akan menjadi musim terakhir Torres bermain bersama Atletico. Pemain berpaspor Spanyol itu memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya pada tim berjuluk Los Rojiblancos itu saat kontraknya habis pada akhir musim ini.

Di pengujung kariernya, Torres berhasil mewujudkan impiannya, yakni meraih gelar juara bersama tim yang paling berjasa atas kariernya tersebut. Butuh penantian yang cukup panjang bagi Torres untuk dapat meraih trofi perdananya bersama Atletico.

Karena itu, kemenangan mereka atas Marseille ini terasa begitu spesial ketimbang kemenangan lainnya. Sebab, dengan menaklukkan tim asuhan Rudi Garcia di Stadion Parc Olympique Lyonnais, Lyon, Prancis, Torres bisa merayakan gelar juara perdananya bersama para pemain Atletico.

Menurut Simeone, gelar juara ini tentu saja menjadi kenangan yang begitu manis untuk Torres. Pelatih berpaspor Argentina itu pun merasa bahagia bisa memberikan momen spesial kepada pemain andalannya tersebut di pengujung kariernya.

Simeone sendiri merasa bersyukur bisa bekerja sama dengan Torres selama beberapa tahun ini. Baginya, Torres adalah salah satu pemain hebat yang pernah dimilikinya sampai saat ini. Ia pun yakin karier yang cemerlang akan didapatkan anak asuhnya tersebut usai resmi angkat kaki dari Stadion Wanda Metropolitano.

“Bagi Fernando (Torres), gelar juara ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Dia anak yang luar biasa. Semua yang diinginkan telah diraihnya, ia berhasil mewujudkan impiannya,” ujar Simeone, sebagaimana dikutip dari Football Espana, Kamis (17/5/2018).

“Saya tidak pernah memberinya apa pun. Semua murni berkat kerja keras dan bakatnya. Saya bangga bisa bersamanya sampai saat ini,” tukas pelatih berusia 48 tahun itu. (*)