DIY Editor : Agung Purwandono Jumat, 11 Mei 2018 / 14:20 WIB

Panik! Pendaki Lari Selamatkan Diri

YOGYA, KRJogja.com - Ega Rizky Syafly akhirnya dapat dihubungi kembali oleh keluarga sekitar pukul 10.00 WIB. Pria 28 tahun tersebut merupakan salah satu pendaki yang berada di kawasan Gunung Merapi saat erupsi terjadi.

Ega yang merupakan calon dokter ini berangkat mendaki Merapi pada hari Rabu. Mereka berencana untuk turun gunung pada Jum'at, 11 Mei 2018 hari di mana Merapi mengalami Letusan Freatik pukul 07.43 WIB pagi tadi.

Ega bercerita, saat kejadian ia sedang bersama dua temannya dan kurang lebih 8 orang pendaki lain.  Saat itu, mereka sedang nge-camp di Pos 2 setelah Kamis sorenya ia pergi ke puncak bersama kedua temannya. 

Sebelum Gunung Merapi menyemburkan wedhus gembel, Ega sama sekali tak melihat tanda-tanda yang aneh. Ia merasa biasa-biasa saja bahkan dirinya sedang sedang memasak untuk sarapan.

"Saya tadi baru masak, terus ada suara gemuruh dan ternyata Merapi sedang erupsi gede banget. Saya langsung membuang masakan saya, dan buru-buru packing tenda. Kami semua panik dan lari turun," cerita Ega saat dihubungi lewat Line.

Ia menambahkan yang ada di pasar bubrah semua sudah langsung lari turun. Tenda-tenda mereka tinggal di sana semua.

Menurutnya, di puncak juga masih ada banyak orang. Tapi Ega tak tahu kondisinya bagaimana.

Ega membutuhkan waktu hampir dua jam untuk sampai di Pos 1 dan menghubungi keluarganya. Kini ia sedang berada di basecamp dengan kondisi lututnya sakit karena terpeleset saat lari turun.

Salah satu temannya keseleo pada bagian engkel  gara-gara terpeleset. Ega berharap teman-teman pendaki yang masih berada di puncak selamat semua. (Fatimah Arum Utari)