DIY Editor : Agus Sigit Jumat, 11 Mei 2018 / 13:26 WIB

Penting! Ini Bahaya Abu Merapi Bagi Kesehatan

YOGYA, KRJOGJA.com - Erupsi freatik Merapi Jumat (11/5/2018) pagi tadi pukul 07.40 WIB membawa material berupa abu yang mengguyur wilayah DIY. Beberapa wilayah diguyur abu cukup tebal sementara lainnya tipis. 

Abu vulkanik dari Gunung Merapi ternyata cukup berbahaya apabila mengenai mukosa tubuh. Masyarakat pun dihimbau meminimalisir kegiatan luar ruangan agar tidak terpapar dampak abu vulkanik. 

Anung Trihadi, Kepala Seksi Kesehatan Rujukan dan Khusus Dinas Kesehatan DIY mengungkap abu vulkanik memiliki material kecil yang bisa mengenai mukosa yakni bagian tubuh yang rentan. Saluran pernafasan baik melalui mulut maupun hidung menjadi yang paling rentan terpapar abu Merapi. 

“Material kecil bisa mengenai mukosa yakni bagian tubuh rentan maka himbauan sebisa mungkin masih ada di dalam ruangan tertutup. Kalau terpaksa keluar lindungi bagian hidung dan mulut dan mata juga karena bisa masuk ke dalam dan menimbulkan dampak,” ungkapnya. 


Baca Juga: 

Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, BNPB Imbau Masyarakat Pakai Masker

Hujan Abu Mulai Selimuti Yogyakarta

Asap Merapi Bukan 'Wedhus Gembel', Masyarakat Tak Perlu Panik
 

Terkait pernafasan, menurut Anung bisa menimbulkan beberapa dampak ikutan seperti batuk. “Kalau yang benar-benar sensitif bisa sampai sesak nafas,” sambungnya. 

Sebagai antisipasi, Dinkes melalui fasilitas kesehatan tingkat pertama memberikan masker gratis pada masyarakat yang membutuhkan. “Di semua puskesmas DIY kami sudah instruksikan memberikan masker pada masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (Fxh)