DIY Editor : Agus Sigit Jumat, 11 Mei 2018 / 11:49 WIB

Status Gunung Merapi Normal, Warga Dihimbau Tenang

YOGYA (KRjogja.com) - Gunung Merapi mengalami letusan freatik pagi ini sekitar pukul 07.40. Kejadian ini cukup mengejutkan karena sebelumnya tidak ada tanda-tanda seperti biasa terjadi dan status Gunung Merapi dalam kondisi normal.

Hingga siang ini etusan freatik tersebut berdampak hujan abu tipis menyebar di wilayah Yogyakarta. Dilaporkan hujan abu menyebar dalam intensitas rendah, meski pada beberapa wilayah intensitas abu terpantau cukup tebal.

Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalobs PB) DIY melalui rilisnya melaporkan kronologi perkembangan letusan freatik yang terjadi hingga siang ini.

Erupsi Gunung Merapi tercatat pada pukul 07:43 wib dengan durasi kegempaan 5 menit, ketinggian kolom 5500 m diatas puncak. Pada pukul 08.54 erupsi yang terjadi bersifat freatik ( dominasi uap air), berlangsung satu kali dan tidak di ikuti erupsi susulan.

Meski tidak tercatat adanya peningkatan kegempaan, namun sempat teramati peningkatan suhu kawah secara singkat, pada pukul 06:00 wib, pasca erupsi kegempaan yang terekam tidak mengalami perubahan suhu kawah mengalami penurunan.

Pada pukul 09.44, BPPTKG DIY menyatakan status Gunung Merapi Normal ditandai dengan rekaman sesimik Merapi landai kembali. 

Petugas menghimbau warga DIY khususnya wilayah lereng Merapi tetap tenang menghadapi kejadian ini. Jika terpaksa mengungsi dihimbau mengungsi ketempat yang sudah disediakan, sambil menunggu update informasi dari petugas.

Bila memiliki hewan peliharaan atau ternak, harap dibawa ke tempat tertutup.
dan menutup sumber air atau sumur agar terlindung dari abu vulkanik. Tidak disarankan menjemur pakaian, bahan makanan dan lainnya saat terjadi hujan abu.

Terakhir, Aktivitas di luar ruangan sebaiknya menggunakan masker untuk melindungi pernafasan dan pengguna softlens dilepas. (*)