DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 11 Mei 2018 / 10:07 WIB

STATUS NORMAL

Asap Merapi Bukan 'Wedhus Gembel', Masyarakat Tak Perlu Panik

YOGYA, KRJOGJA.com - Gunung Merapi mengeluarkan letusan freatik Jumat (11/5/2018) pukul 07.40 WIB. Kolom asap setinggi 5,5 kilometer keluar dari kawah Merapi dan sempat mengagetkan masyarakat yang menyaksikan secara langsung. 

Kepala BPPTKG DIY Dr Hanik Humaida menghimbau masyarakat untuk tidak panik menyikapi erupsi freatik Merapi. Hal tersebut menurut dia wajar terjadi dengan karakter Merapi yang mulai berubah usai erupsi besar 2010 lalu. 

“Masyarakat tidak perlu panik, ini karakter Merapi setelah erupsi besar 2010 lalu. Merapi mengeluarkan letusan freatik sudah beberapa kali dan akan kembali normal lagi ungkapnya lagi. 

Baca Juga :

Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, Ini Penjelasan BPPTKG
Apa Itu Letusan Freatik? Begini Penjelasannya
Merapi Erupsi, Ini kata Pakar Geologi UPN
Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, BNPB Imbau Masyarakat Pakai Masker

Hanik menjelasknasap yang keluar pun dipastikan bukan Wedhus Gembel yang panas dan perlu ditakutkan masyarakat. Sebelumnya sempat beredar berbagai rekaman yang menyebutkan keluarnya wedhus gembel. 

Abu tipis yang keluar pun bisa diantisipasi dengan mengenakan masker ketika berada di ruang terbuka di mana beberapa wilayah di utara sudah mulai turun abu seperti Kaliurang, Turi, Cebongan. 

Pantauan KRjogja.com di ruang monitoring BPPTKG DIY, seismograf sudah kembali normal dan CCTV kawah pun terpantau ada asap sulfatara tipis keluar dari bibir kawah. Status pun sudah dinyatakan Gunung Merapi normal. (Fxh)