DIY Editor : Tomi sudjatmiko Jumat, 11 Mei 2018 / 09:36 WIB

Gunung Merapi Alami Letusan Freatik, Ini Penjelasan BPPTKG

YOGYA, KRJOGJA.com - Gunung Merapi yang terletak di perbatasan DIY dan Jawa Tengah meletus, Jumat (11/5/2018) pagi sekira pukul 07.35-07.55 WIB. Gunung berapi aktif tersebut meletuskan kolom asap setinggi 5,5 kilometer dan terlihat dari hampir sebagian besar wilayah DIY dan sekitarnya. 

Kepala BPPTKG DIY Dr Hanik Humaida ketika dikonfirmasi wartawan melalui sambungan telpon mengatakan kejadian letusan terjadi sekira pukul 07.40 WIB dan berjalan sekitar 5 menit. “Tadi Merapi mengeluarkan letusan freatik selama lima menit dan menyemburkan kolom asap setinggi 5,5 kilometer dan durasinya lima menit. Saat ini sudah normal kembali,” ungkapnya pada wartawan pukul 09.00 WIB. 

Menurut Hanik, saat kejadian sempat ada suara gemuruh yang memang lazim terjadi dalam sebuah fase letusan gunung berapi. “Tadi sempat ada sedikit gemuruh terdengar,” sambungnya. 

Letusan freatik sendiri menurut Hanik adalah berupa asap yang membumbung tinggi kemudian bergerak mengikuti arah angin. “Penyebab asap panas dan uap air yang menyebabkan adanya hembusan,” ungkapnya lagi. 

Dari pantauan di Kantor BPPTKG DIY kejadian letusan tercatat dalam alat pemantau seismik terjadi mulai 07.35 hingga 07.55 WIB. Alat mulai mencatat ada getaran dan paling kencang dari Stasiun Seismik Pusunglondon sebelah timur laut dari puncak Merapi. (Fxh)