Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Senin, 07 Mei 2018 / 07:30 WIB

Siap Hadapi Rusia, AS Aktivasi Armada Tempur di Atlantik

AMERIKA SERIKAT, KRJOGJA.com - Angkatan Laut Amerika Serikat mengaktivasi kembali Armada Kedua (US Navy Second Fleet) untuk beroperasi di Atlantik guna membendung eskalasi aktivitas kemaritiman Rusia di kawasan tersebut.

Kepala Staf AL Amerika Serikat Laksamana John Richardson mengatakan, US Navy Second Fleet akan memiliki sumber daya operasional berupa sejumlah kapal, alutsista aviasi, dan pasukan pendarat (sea-to-land forces), dengan cakupan operasi meliputi Pantai Timur AS dan Samudera Atlantik.

"Kita kembali pada era kompetisi kekuatan utama, seperti yang dijelaskan dalam Strategi Keamanan Nasional AS. Nuansa keamanan semakin berkembang, menantang, dan kompleks," kata Richardson seperti dikutip dari The Independent, Minggu (6/5/2018).

"Oleh karenanya, Second Fleet (kembali) berdiri untuk menghadapi situasi tersebut, terutama di Atlantik utara," lanjut Richardson.

US Navy Second Fleet, yang berbasis di Norfolk, Virginia, dibentuk usai Perang Dunia II dan berperan dalam operasi pertempuran maritim AS semasa Perang Dingin.

Armada Kedua juga terlibat dalam Krisis Misil Kuba 1962, di mana Amerika Serikat - Uni Soviet sempat di ambang perang nuklir pada masa itu.

Pada tahun 2011, Armada Kedua dibubarkan untuk menghemat anggaran pertahanan. Tugas dan tanggung jawab mereka kemudian dilebur dalam US Fleet Forces Command, sementara dana armada dialokasikan ke operasi War on Terror Amerika Serikat di Irak dan Afghanistan.

Pada saat dibubarkan, Armada Kedua memiliki sumber daya operasional berupa 126 kapal, 4.500 pesawat, dan 90.000 personel AL dan Korps Marinir (USMC).(*)