Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 06 Mei 2018 / 09:36 WIB

Jumlah Minim, Publikasi Jurnal Indonesia Butuh Perhatian

SEMARANG,KRJOGJA.com- Jumlah peneliti di Indonesia saat ini sekitar 1.071  per satu juta penduduk atau sangat kecil jika dibanding kondisi negara lain di Asia dan Asean. Korea misalnya punya 8.000 peneliti per satu juta penduduk. 

Hasil penelitian perlu jurnal untuk publikasi mereka sementara jumlah publikasi yang ada di Indonesia (jurnal) tidak sepadan dengan jumlah peneliti dan hasil penelitian tersebut. Jurnal nasional sangat sedikit dibanding jumlah publikasi yang akan dimuat.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Penguatan Risbang Ristekdikti Dr M Dimyati dan Direktur Pengelolaan Kekayaan Intelektual Direktorat Jenderal Penguatan Risbang Kemenristekdikti Dr Sarjuga kepada pers di sela-sela sosialisasi peraturan Menristekdikti terbaru tentang Akreditasi Jurnal di Semarang, Jumat (4/5).

Menurut M Dimyati, kondisi seperti itu menjadikan Kemenristekdikti mendorong agar jumlah jurnal meningkat tanpa meninggalkan kualitas. Indonesia saat ini memiliki 16.000 jurnal berbasis web tetapi yang terakreditasi internasional misal terakreditasi scopus baru 38 . Misal satu jurnal memuat 20 artikel dan setahun terbit 2sampai 4 kali maka yang terpublikasi tidak lebih dari 1.500, jumlah yang sangat minim. 

Para peneliti akhirnya berebut publikasi jurnal luar negeri. Jika  150.000 publikasi submit ke sana maka yang menikmati pendapatan kalau jurnal itu berbayar pihak luar negeri, atau bila tidak bayar minimal menikmati hasil hasil penelitian. 

"Kebutuhan jurnal nasional Kemenristekdikti 7.800 an jurnal. Sekarang yang terakreditasi dengan sistem baru hanya 1.600 sehingga masih sangat kurang jauh, ini belum bicara bidang ilmu tertentu seperti ekonomi yang butuh ribuan jurnal hanya ada puluhan saja." 

Di sisi lain, kata Dimyati perlakukan perguruan tinggi terhadap kehidupan jurnal termasuk kesejehteraan para pengelolanya belum ada sehingga Kemenristekdikti dalam waktu dekat akan minta para pimpinan PT memperhatikan pengelolaan jurnal yang ada di PT mereka termasuk kesejahteraan para pengelolanya. (Sgi)