Olahraga Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 22 April 2018 / 13:55 WIB

Trimadya : Penggunaan APBN Harus Dibayar Prestasi

JAKARTA, KRJOGJA.com - Sebanyak 18 Pegulat Pelatnas Asian Games 2018 diminta serius dalam menjalani try out dan training camp selama 67 hari di Bulgaria. Sebab, mereka menggunakan biaya yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang harus dipertanggung jawabkan. 

"Seluruh pegulat pelatnas Asian Games 2018 yang ke Bulgaria harus menjalani latihan dan uji coba dengan serius. Jangan sampai sia-sia. Penggunaan anggaran APBN harus dipertanggung jawabkan dengan prestasi di Asian Games 2018 nanti," kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PB PGSI), Trimedya Panjaitan di Jakarta, Minggu (22/04/2018).

Di Asian Games 2018 nanti, Trimedya memasang target 1 medali emas. Makanya, dia meminta Tim Pelatih Pelatnas Gulat Asian Games 2018 secara khusus memperhatikan pegulat yang dianggap berpeluang untuk memenuhi target tersebut. 

"Pegulat yang berpeluang harus lebih diperhatikan dan tolong dioptimalkan peluangnya," tegasnya. 

Dalam menjalani uji coba dan trainning camp di Bulgaria, kata Gusti Randa,  mendapat dukungan penuh dari Federasi Gulat Bulgaria. "Semua fasilitas latihan akan disiapkan Federasi Gulat Bulgaria. Dan, mereka juga akan menyiapkan latih tanding dengan pegulat nasionalnya," ujar Gusti. 

Secara terpisah, pelatih Gaya Bebas putri, Fathur Rahman mengatakan, training camp akan berlangsung hingga akhir Juli. Pada Mei, katanya, enam pegulat putri akan mengikuti kompetisi di Italia selama sepekan. 

“Semoga dengan mengikuti kompetisi di Italia, jam terbang mereka bertambah agar makin mantap berlaga di Asian Games 2018. Selain itu, berlatih di Bulgaria juga untuk menyempurnakan teknik mereka,” kata Fathur. (Sim)