Olahraga Editor : Danar Widiyanto Minggu, 15 April 2018 / 17:49 WIB

Arif Tumin Buat 'Brace', PSIM Gulung Persik 3-0

BANTUL, KRJOGJA.com - Masuk di paruh kedua, pemain yang sekilas memiliki gaya bermain mirip Christiano Ronaldo, Arif Tumin Yulianto mampu mencetak dua gol (brace) saat PSIM menghadapi Persik Kendal Minggu (15/4/2018) sore. Torehan tersebut pun mampu membuat PSIM unggul dengan skor 3-0 setelah M Rifky menggenapi gol semenit usai dimasukkan di babak kedua.

Kedua tim bermain imbang 0-0 di babak pertama. Tim tamu justru terlihat mampu menerapkan strategi sementara PSIM yang memainkan empat pemain seleksi yakni Fandy Edy, Alan Martha, Eroll dan Ismail Haris terlihat kalah di lini tengah

Masuk babak kedua barulah PSIM melakukan perubahan di mana Ari Tumin yang masuk menit 22 menggantikan Eroll mulai berani menyisir sisi sayap. Menit ke-48 pemain asli Cilacap ini mampu melesakkan gol setelah bola chip gagal diantisipasi kiper Persik Heruan.

PSIM semakin menjauh di menit ke-58, pemain yang baru saja menginjakkan kaki di lapangan M Rifky mampu mencetak gol. Sepakan kaki kiri Rifky meluncur ke sudut kanan bawah gawang Persik dan membuat papan skor berubah 2-0 untuk tuan rumah.

Arif Tumin benar-benar tampil lepas di laga kali ini setelah kembali mencetak gol di menit 75. Namun, lesakan gol Tumin juga mendandakan sang pemain harus meninggalkan lapangan.

Pul sepatu kiper Persik, Heruan yang masuk ke perut Tumin membuat sang pemain tak kuat melanjutkan pertandingan. Aksi berbahaya kiper tersebut seharusnya tak lagi boleh tejadi di sebuah kompetisi profesional Indonesia kedepan. Beruntung karena Tumin tak sampai dibawa ke rumah sakit meski tetap mendapatkan perawatan intensif tim medis.

Tak ada lagi gol tercipta di sisa babak kedua hingga wasit Kholid Dalyanto meniup peluit tanda pertandingan usai. Skor 3-0 untuk PSIM pun bertahan.

Kepada wartawan usai pertandingan, pelatih PSIM Erwan Hendarwanto mengaku timnya sebenarnya masih memiliki kelemahan meski sudah terlihat peningkatan signifikan. “Ada respon bagus dari pemain setelah kekalahan di Kendal kemarin, dan bisa cetak tiga gol meski di babak pertama permainan belum seperti yang diinginkan,” ungkapnya.

Erwan pun kini mengebut persiapan karena kompetisi Liga 2 yang bakal berlangsung 22 April 2018 nanti. “Kami sekarang tinggal siapkan mental anak-anak karena kompetisi sebentar lagi,” sambungnya.

Sementara pelatih Persik, Eduard Tjong menilai kekalahan dari PSIM menjadi pengalaman berharga timnya jelang Liga 2. “Kami mendapat atmosfer Liga 2 yang sebenarnya, dan kami akan evaluasi lagi sisi mental bertanding para pemain,” ungkapnya. (Fxh)