Olahraga Editor : Agung Purwandono Minggu, 15 April 2018 / 07:31 WIB

Sembutopia, Misi Penuhi Dunia Maya dengan Gaya Hidup Sehat

YOGYA, KRJOGJA.com - Belasan blogger dan pegiat sosial media Yogyakarta berkumpul di Grand Aston Hotel Sabtu (14/4/2018) malam. Mereka mengikuti dialog bertema Pemberdayaan Kesehatan Nasional yang digagas platform digital Sembutopia. 

Kafi Kurnia, founder Sembutopia mengungkap pihaknya sengaja mengumpulkan para blogger dan pegiat sosial media di Yogyakarta. Menurut dia, Sembutopia ingin mengajak mereka untuk memenuhi jagat maya dengan konten gaya hidup sehat yang selama ini belum disadari masyarakat Indonesia. 

“Kami ingin memenuhi media sosial dan dunia maya dengan konten positif, mengkampanyekan pentingnya kesehatan melalui konsep self healing yakni memaksimalkan potensi diri agar tidak mudah sakit. Kami mulai dari Yogya mengajak blogger dan pegiat sosial media untuk menuliskan konten-konten menarik terkait hal tersebut,” ungkapnya usai dialog. 

Menggelorakan konten kesehatan di dunia maya menurut Kafi menjadi hal yang harus dilakukan, terlebih di era digital hampir semua orang mengakses jaringan internet. “Kami punya harapan, 2020 semakin banyak masyarakat sadar membaca dan melakukan pola hidup sehat termasuk asupan nutrisi tubuh. Caranya ya dengan membanjiri informasi positif di mana setiap bulan kami akan keliling kota-kota di Indonesia mengajak blogger menulis,” sambung pria yang juga konsultan marketing ini. 

Sembutopia menurut Kafi merasa prihatin dengan kebiasaan masyarakat Indonesia belum menyadari pola hidup sehat salah satunya konsumsi makanan. Terlebih, masyarakat banyak mengkonsumsi bahan pangan yang berasal dari luar negeri. 

“Orang Indonesia makan mi yang dibuat dari gandum, itu impor dan tentu saja membebani keuangan negara. Belum saat bulan puasa, permintaan makanan meningkat jauh daripada biasanya. Ini kan anomali yang seharusnya tidak terjadi,” ungkapnya lagi. 

Selepas memulai gerakan dari Yogyakarta, Sembutopia bakal meneruskan gerilya ke kota-kota besar lain di Indonesia. Bali, Surabaya, Bandung dan Jakarta menjadi sasaran berikutnya menyebarkan konten positif pola hidup sehat di dunia maya. (Fxh)