Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 12 April 2018 / 14:05 WIB

Napi Berebut Kabur, 21 Tewas

 

BELEM, KRJOGJA.com – Sedikitnya 21 orang tewas dalam sebuah upaya melarikan diri di sebuah penjara di utara Brasil. Upaya pelarian itu dibantu oleh sekelompok militan bersenjata yang meledakkan tembok penjara.

Dinas keamanan Negara Bagian Para mendeskripsikan upaya melarikan diri massal di Kompleks Penjara Santa Izabel di dekat Kota Belem, Amazon sebagai pertempuran gaya militer. Baik tahanan di dalam penjara dan rekan mereka di luar penjara sama-sama bersenjata.

“Dalam upaya penyelamatan, bahan peledak digunakan terhadap salah satu dinding, "kata dinas keamanan tersebut dalam sebuah pernyataan yang dilansir AFP, Rabu (11/4/2018).

"Upaya itu didukung oleh kelompok yang bersenjata lengkap. Menurut laporan awal, para tahanan juga memiliki senjata di dalam penjara," lanjut pernyataan tersebut.

Baku tembak terjadi dengan penjaga penjara memberikan perlawanan sengit. Sejauh ini dilaporkan 20 orang telah tewas, termasuk 20 tahanan dan seorang penyerbu di luar. Seorang penjaga juga dilaporkan tewas sementara lima penjaga mengalami luka-luka, salah satunya luka serius.

Pihak penjara masih menghitung jumlah tahanan untuk memastikan tidak ada tahanan yang kabur. Tim SWAT dari kepolisian ditugaskan untuk memperkuat penjagaan di penjara.

Brasil adalah salah satu negara paling mematikan di dunia, dengan sekitar 60.000 pembunuhan per tahun, dan penjara yang terkenal penuh sesak dan penuh kekerasan. Menurut statistik terbaru, ada total 726.712 narapidana per Juni 2016 dengan kapasitan penjara yang hanya 368.000.

Kekerasan dan kerusuhan sering terjadi di dalam penjara Brasil dan hampir selalu merenggut korban jiwa. Kerusuhan terburuk yang terjadi di sebuah penjara di Manaus pada 2017 menewaskan 56 orang. (*)