DIY Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 10 April 2018 / 10:21 WIB

Siswa Sakit, Madrasah Sediakan Fasilitas Antar Jemput

WATES, KRJOGJA.com - Hari pertama pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun 2018 pada empat Madrasah Aliyah (MA) baik negeri maupun swasta di Kabupaten Kulonprogo berjalan lancar. Sejumlah 533 siswa masuk semua. Meski ada yang sakit tetap bisa mengikuti ujian karena madrasah memberi fasilitasantar dan jemput.

"Semua siswa madrasah bisa mengikuti UNBK, yakni sebanyak 533 siswa dengan perincian MAN 1 sebanyak 198, MAN 2 ada (199), MAN 3 (91) dan MA Darul Ulum (45). "Madrasah Aliyah untuk UNBK sudah mandiri semua. Untuk MA Darul Ulum, ada 5 siswa dari SMA Al Manar ikut bergabung," kata kata Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo Dra Hj Sulasmi MA, Senin (09/04/2018).

Sebelum dimulainya UNBK, MAN 2 Kulonprogo menyiapkan makan dan minum untuk siswanya dan dilanjutkan doa bersama serta pakta integritas kejujuran dengan ditandai pita. Pilih pita hijau (jujur), kuning (ragu-ragu), merah (merasa berniat tidak jujur). Mayoritas siswa memilih hijau, meski ada juga yang memilih kuning.

Terhadap satu siswi MAN I Kulonprogo yang sakit, dijelaskan Guru Bimbingan Konseling (BK) Dra Sukarni, tetap mengikuti UNBK pada sesi ketiga (pukul 14.00-16.00). 

"Kami tadi konsultasi dengan dokternya di klinik wilayah Jatisarono Nanggulan, dan secara medis boleh. Kami antar dan jemput saat ujian, kasihan kalau ikut susulan. Anaknya tadi juga mau dan semangat, malah sebelumnya bingung dan takut kalau tidak bisa ujian. Akhirnya dengan semangat bisa ikut ujian," ujar Sukarni. (Wid)