DIY Editor : Agus Sigit Senin, 09 April 2018 / 12:45 WIB

Diamankan Polisi, Pencuri Lolos Dari Maut

BANTUL (KRJogja.com) - Kasus pencurian di Dusun Bodon yang melibatkan Al (18) asal Kuningan berakhir tragis. Tersangka hampir meregang nyawa setelah tertangkap massa sebelum menikmati hasil curiannya. Bahkan lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai pengamen di Terminal Giwangan Yogyakarta itu kini meringkuk di sel tahanan Polsek Banguntapan Bantul Polda DIY. 

Tersangka selamat dari maut setelah petugas Polsek Banguntapan Bantul bertindak sigap menghalau massa dan membawa ke rumah sakit. Dari tangan tersangka penyidik menyita barang bukti sejumlah uang dan handphone.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Banguntapan Aiptu Agus Rudationo SH, Senin (9/4) mengatakan, sebelum dibekuk massa, tersangka masuk ke dalam rumah Ny Istri Suparmi (42) warga Dusun Bodon  Jagalan Banguntapan Bantul dengan menerobos lewat pintu belakang. Setelah barang curian terdiri handphone, uang serta tas berada ditangan. Tersangka bergegas keluar rumah, namun sekitar 150 meter dari lokasi pencurian. Tersangka Al berhenti lantaran tidak sabar ingin melihat barang dari dalam tas.

Namun tindakan tersangka ketahuan oleh salah satu warga dan langsung melarikan diri. Sementara tas hasil curian di rumah korban ditinggalkan dijalan lorong  perkempungan itu. 

Suhadi menjelaskan, untuk menghilangkan jejak dan selamat dari kejaran warga, tersangka Al menyelinap di rumah warga Kampung Bodon. “Setelah masuk karena ingin menyelamatkan diri dari kejaran massa, tersangka Al ini sempat minta minum juga,” ujar Suhadi. Setelah minuman habis, tersangka kabur lari keluar rumah.  Melihat orang ‘asing’ lari, pemilik rumah spontan teriak ada pencuri.

Warga dalam tempo singkat mengepung dan berhasil  meringkus tersangka Al. Tidak hanya itu massa yang geram dengan  kelakuan Al tanpa ampun menghajar hingga tidak berdaya. Dalam kondisi sekarat oleh petugas langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. 

Sementara tersangka Al mengatakan jika kesehariannya sebagai pengamen di Terminal Giwangan Yogyakarta. Motif melakukan pencurian karena tidak punya uang untuk makan. (Roy)